Hal Sepele yang Ternyata Tidak Sesepele Itu | Teh Sore Uruuchan

Teh Sore Uruuchan : Cangkir Ke-9       Selamat sore! Kali ini yang menemaniku adalah secangkir teh poci panas. Mungkin tahun lalu (sepertinya sih memang tahun lalu) aku membaca ulang komik Naruto. Entah kenapa, setiap kali aku membaca komik Naruto, ada hal-hal baru yang aku temukan. Mungkin sebelumnya terlewat atau sama sekali tidak aku … Continue reading Hal Sepele yang Ternyata Tidak Sesepele Itu | Teh Sore Uruuchan

[Cerita Pendek] Kapas Merah

Harus berapa lama lagi aku melakukan hal ini? Bertumpuk-tumpuk kapas di depan mataku, keseluruhan warna putihnya hampir tertutup warna merah segar, tidak lagi membuatku panik. Demi Tuhan, sudah bertahun-tahun lamanya aku melakukan hal ini. Sementara itu, darah masih mengalir. Aku ambil kapas kesekian (aku sudah tidak ingat lagi, mungkin keempat? Keenam?) dan melihat pantulan wajahku … Continue reading [Cerita Pendek] Kapas Merah

[Cerita Pendek] Ekspektasi

Sorot matanya pada saat itu penuh dengan perasaan kecewa yang sama sekali tidak ia berusaha sembunyikan dariku, seakan-akan dengan sorot itu juga ia berusaha membuatku paham tentang apa yang tengah ia rasakan, “Lihat apa yang sudah kamu perbuat terhadap diriku.” Tentu saja aku paham. Itulah ketakutan terbesarku selama beberapa tahun terakhir, jadi bagaimana bisa aku … Continue reading [Cerita Pendek] Ekspektasi

Apa Aku Bukan Orang Terpenting Bagimu? | Teh Sore Uruuchan

Teh Sore Uruuchan : Cangkir Ke-8       Hai, selamat sore! Ini cangkir kedelapan. Aku menyeduh teh hitam orthodox punya Ibu, hehehe. Wanginya enak ternyata. Belakangan ini, handphone jadi jarak terbesar yang hadir saat dua orang atau lebih bertemu. Padahal sudah lama tidak bertemu, tapi ujung-ujungnya malah sibuk main handphone. Dalam kamusku, jarak yang … Continue reading Apa Aku Bukan Orang Terpenting Bagimu? | Teh Sore Uruuchan

Imaji Langit Biru, Semilir Angin, dan Kepingan Masa Lalu dalam Blue Side (Outro) | Teh Sore Uruuchan

Teh Sore Uruuchan : Cangkir ke-7       Adakah sebuah lagu yang mengingatkan kamu pada perasaan nostalgia? Sesuatu yang berada jauh di masa lalu? Sesuatu yang membuatmu melihat kebelakang? Berbicara mengenai lagu tidak akan ada bosannya, ya? Kadang topik mengenai lagu adalah sesuatu yang netral untuk dibicarakan atau bisa jadi topik yang paling relevan … Continue reading Imaji Langit Biru, Semilir Angin, dan Kepingan Masa Lalu dalam Blue Side (Outro) | Teh Sore Uruuchan

Back to School!! | Teh Sore Uruuchan

Teh Sore Uruuchan : Cangkir Ke-6       Selamat sore!! Mari menyiapkan teh sore sambil mengobrol. :) Kudengar bahwa satu hari lagi liburan akan usai. Temen-temen yang masih sekolah memulai kembali aktivitas pergi ke sekolah setiap hari Senin sampai Jumat (beberapa sampai hari Sabtu). Belajar sesuatu bersama guru, membeli sesuatu di kantin saat waktu … Continue reading Back to School!! | Teh Sore Uruuchan

Review Film “Dareka no Manazashi” (Someone’s Gaze)

PROLOGUE Jangan coba-coba menonton short film ini saat kamu sedang hidup jauh dari Ayah dan Ibu kamu, dan saat sedang rindu-rindunya kamu pada mereka. Jangan! Aku sudah mewanti-wanti kan kepada kamu ya… Jangan salah kan aku, kalau kamu akan terbawa perasaan saat menonton short movie yang durasinya hanya enam menit ini. Alasan Nonton Film Ini … Continue reading Review Film “Dareka no Manazashi” (Someone’s Gaze)

Bernostalgia Dengan Film-Film India | Teh Sore Uruuchan

Teh Sore Uruuchan : Cangkir Ke-5       Hai, selamat sore! Ini cangkir kelima yang kusajikan. Dan, sore ini aku ingin mengobrol soal film-film India, alias Bollywood. Jadi, belakangan aku menonton film-film india di TV. Ini gara-gara salah satu stasiun TV lokal hampir setiap hari, di jam yang sama, menayangkan film India. Ingat tidak … Continue reading Bernostalgia Dengan Film-Film India | Teh Sore Uruuchan