#UruuTalk : Slice of Life

Beberapa hari yang lalu seseorang “meresepkan” beberapa judul komik yang tergabung dalam sebuah koleksi yang bernama Coming of Age Melancholy untuk dibaca olehku. Seseorang itu, menuliskan koleksi tersebut dengan tulisan seperti ini :

“The road to adulthood is not all rosy color and carefree. For these youth, it is often a bumpy ride of unrequited of love, anguish, despair, and -against all odds as well as their own self-doubt- being true to who they are. Feelings aren’t always returned, question aren’t always answered, and in the dark some secrets are forever buried…”

Aku ingin sekali menuliskan beberapa judul komik tersebut dalam postingan ini, tapi rasanya dalam waktu yang bersamaan rasanya aneh juga (baca : aku merasa tidak aman) Kalau kalian ingin tahu judul-judul komik tersebut, kalian bisa mengirimkan surel ke alamat emailku yang ada di bawah postingan ini.

Mungkin awal mulanya sejak tahun lalu, saat pertama kali aku berkenalan dan ingin memahami juga memaknai arti dari youth. Di saat yang sama pula, untuk pertama kalinya Continue reading “#UruuTalk : Slice of Life”

Advertisements

Kosong

temanku, dia tidak mau membicarakan masa-masa SMA. bagiku, itu justru masa-masa di mana aku paling banyak bersenang-senang dan melepaskan banyak lapisan diri; kegilaan yang hanya bisa dirasakan saat itu saja. saat kutanya apa alasannya kenapa ia tidak mau membicarakannya, dia cuma berkata, “tidak ada yang bisa dibanggakan di sana.” aku tidak mengerti. ucapannya bertentangan dengan piagam-piagam juara olimpiade geografi dan surat-surat yang dipigura tentang dirinya yang dinyatakan menerima beasiswa berturut-turut selama dua tahun penuh. ucapannya bertentangan dengan kebanggaan terbesar kedua orangtuanya akan dirinya; dia hanya melewati masa-masa SMA dua tahun saja. dan, dia mengatakan, “tidak ada yang bisa dibanggakan di sana”? temanku, mungkin ia menyadari kalau sedari tadi aku tidak berbicara apa-apa, ia tersenyum kecil padaku dan menambahkan, “itu benar. tidak ada yang bisa dibanggakan di sana bagiku. tempat itu, walaupun aku merasakan banyak hal, di saat yang sama aku juga tidak merasakan apa-apa yang berarti. itu masa-masa saat aku tidak tahu apapun. tetapi, sebagai gantinya aku mendapatkan banyak hal, dan aku juga mengorbankan banyak hal.” saat temanku mengatakan hal itu, entah kenapa aku ingin memeluknya. dia terlihat sangat sedih saat mengatakan semua itu. “apa kamu menyesal?” tanyaku. “menyesal?” dia sejenak seperti mempertimbangkan apa makna kata itu bagi dirinya. “menyesal? itu perasaan yang sia-sia.” dia menambahkan lagi dengan senyuman yang sama, senyuman sendu, “aku tidak menyesali apapun yang telah terjadi pada hidupku sampai detik ini.” dia terlihat seperti akan hancur kapan saja saat mengatakan hal itu; mengatakannya agar terlihat sangat meyakinkan, padahal matanya berkaca-kaca mengatakan sesuatu yang lain. pada suatu masa di mana aku tidak ada di dalamnya, sesuatu telah terjadi pada hidup temanku. ingatanku tiba-tiba saja memainkan ucapannya perlahan-lahan, “… aku mendapatkan banyak hal, tapi aku juga mengorbankan banyak hal.” temanku… apa yang sebenarnya telah kamu korbankan? []

 


 

Ini adalah caption dari salah satu foto yang aku pos ke akun instagram milikku (@uruuchan), begitu saja aku ingin menuliskan hal ini di Instagram. Kupikir, tidak ada salahnya aku posting ke blog karena aku suka sekali caraku menceritakan tentang kesedihan “temannya aku”. Dengan begini, jadilah cerita ini merupakan postingan pertama di tahun 2018 di blog “Light & Life” Semoga cerita ini berkenan di hati kalian. Selamat tahun baru 2018 (yang sangat terlambat) hehe. :)

30 Days Book Challenge – Day 7 : A Book That Make You Laugh

30 Day Book Challenge
Day 7 : A book that make you laugh

Oke. Tantangan di hari ketujuh ini ngga sesulit tantangan sebelumnya. Aku sudah memikirkan dua buah buku yang “pernah” bikin aku ketawa pas bacanya. Salah satunya adalah buku yang pernah aku sebutkan di tantangan hari keempat yaitu buku Confession of a Shoppaholic yang ditulis oleh Sophie Kinsella :)

Tapi rasanya kalau menuliskan satu buku yang sama lagi, rasanya ngga rame, ya? Maka dari itu, aku memilih buku yang lain, yang sama-sama bikin aku ketawa saat aku pertama kali baca ^^

Buku itu adalah… Continue reading “30 Days Book Challenge – Day 7 : A Book That Make You Laugh”

30 Day Book Challenge – Day 6 : A Book That Make You Sad

30 Day Book Challenge
Day 6 : A book that make you sad

Ah, aku kelewat satu hari T^T Aku menulis ini pada tanggal 7 Oktober, yang mana seharusnya kutuliskan pada tanggal 6 Oktober. Padahal bisa saja dilewat ya, tapi aku terlalu suka dengan tantangan tema buku yang ini T^T Aku tidak bisa melepaskannya. Jadi aku tetap menuliskannya saja, hehehe. Kemarin aku terlalu asik membaca buku, dan fangirlingan, dan beberapa urusan lainnya yang kebetulan hanya bisa dikerjakan pada hari itu saja.

Tantangan di hari keenam adalah buku yang membuat kamu sedih.

Untuk tantangan ini, entah kenapa aku tidak merasa kesulitan seperti tantangan-tantangan sebelumnya. Memang ada beberapa buku yang tercetus dalam ingatanku saat memikirkan kata ‘sedih’, tapi aku tidak merasa kesulitan untuk memilih satu buku yang membuatku sedih. Sedih di sini adalah dalam artian membuatku menangis. Aku cukup banyak membaca buku yang membuatku menangis :”) Continue reading “30 Day Book Challenge – Day 6 : A Book That Make You Sad”

30 Day Book Challenge – Day 5 : A Book That Make You Happy

30 Day Book Challenge
Day 5 – A book that make you happy

Apakah itu artinya aku harus memilih satu buku diantara ratusan buku yang sudah aku baca?? Sebuah buku yang membuat aku bahagia? Seriously… semakin hari pertanyaannya lebih susah daripada soal SBMPTN yang dulu pernah aku hadapi, hahahaha. Jika aku memikirkan sebuah buku yang membuatku bahagia saat membacanya, sepertinya aku memikirkan buku ‘itu’ :”)

Buku yang mana? Continue reading “30 Day Book Challenge – Day 5 : A Book That Make You Happy”

30 Day Book Challenge – Day 4 : Favorite Book from Favorite Series

30 Day Book Challenge
Day 4 : Favorite Book of your favorite series

Tantangan buku hari keempat adalah tentang buku favorit dari seri favorit kamu. Pada tantangan hari ketiga, aku sudah menyebutkan seri buku terfavorit, dan kali ini aku harus memilihnya lagi T^T Oh damn dmsandmadnsjdhas it’s so hard. Tapi aku sudah memutuskannya barusan (iya, barusan banget).

Buku dan komik favorit dari seri favorit, tidak dalam urutan tertentu : Continue reading “30 Day Book Challenge – Day 4 : Favorite Book from Favorite Series”

30 Days Book Challenge – Day 3 : Your Favorite Series

30 Days Book Challenge
Day 3 : Your Favorite Series

(postingan ini dalam proses pengeditan ulang)

Wow! Lagi-lagi aku kebingungan. Sejujurnya, karena selama beberapa bulan terakhir aku jarang membaca (menuliskan soal ini saja sudah membuatku sedih) jadi aku benar-benar merasa lupa pada buku-buku apa saja yang sudah aku baca. Aku butuh melihat kembali koleksi di rak buku untuk mengingatkanku soal hal itu. Dan aku dapat pencerahan!

Oke, jadi ini “My Favorite Series” tidak dalam urutan khusus; campuran dari novel dan komik yang pernah aku baca : Continue reading “30 Days Book Challenge – Day 3 : Your Favorite Series”