Terima Kasih 20151008

Teruntuk orang-orang yang kusebut disini : Bapak, Bu Siti Maryam, Ratna, Pak Edwin, dan Faizal Agung.

Terima kasih Tuhan, aku masih hidup. Dan terima kasih Tuhan, karena Ayah, Ibu, Dika, dan Nenekku Masih hidup dengan berada di sisiku. Terima kasih Tuhan… Apalagi yang harus aku ucapkan selain terima kasih? :””””)) Sungguh… Terima kasihya Tuhan.

Terima kasih untuk Bapak; walaupun Bapak tahu bahwa Bapak akan kesiangan, tapi Bapak tetap mengantarku sampai ke gerbang belakang fikom unpad untuk memastikan bahwa aku tidak akan kesiangan. Makasih pak… Udah nganter teteh ke kampus hari ini… :’)

Terima kasih Bu Siti Maryam… Karena beliau sudah menyempatkan diri untuk hadir ke kelas, dan memberikan materi kepadaku (dan teman-teman). Dedikasi Ibu sungguh hebat! Aku sangat mengagumi beliau. Terima kasih Bu…

Terima kasih untuk Ratna; sudah mau berbagi cerita kepadaku di mushola fikom. Tentang ‘orang kesayangan’nya, yang dia juluki “Panda”, ehehehehe. Seneng deh denger ceritanya. Terus terang, aku jadi dapet inspirasi buat cerita aku selanjutnya! :D Aku juga jadi dapat banyak hal tentang ‘hubungan’ (khususnya hubungan pacaran, wkwkwkwk) setelah mendengar cerita dari Ratna. Kapan-kapan kita cerita-cerita lagi, ya! Can’t wait! Wkwkwkwk.

Terima kasih Pak Edwin, hari ini sudah datang mengajar. Berbagi cerita tentang sejarah dunia, yang menurutku tidak bosan untuk aku dengar. Terima kasih karena sudah menyampaikan materi dengan cara yang -menurutku- tidak membosankan :) Aku tidak pernah merasa lelah untuk mengikuti kuliahnya dari Pak Edwin :)

Terima kasih Agung, udah mau baca cerpen aku, dan ngasih komentar yang bikin aku semangat untuk terus menulis cerpen lainnya. Seriusan. Nanti baca terus ya, Gung! Aku bakalan nungguin komentar-komentar dari kamu, hehehehehe. Tanpa aku sadari, kayaknya aku selalu nungguin komentar dari kamu deh… ^^ Semangat untuk nulis juga ya, Gung! Terus berkarya! :D

Terima kasih untuk diriku sendiri, karena hari ini sudah membuktikan bahwa aku tidak seperti apa yang ‘aku’ pikirkan. Terima kasih karena sudah berusaha ‘lebih’; khususnya hari ini. Kamu hebat! Sekali lagi, terima kasih sudah berusaha :)

Terima kasih Tuhan, sudah mengizinkan aku untuk hidup hari ini. []

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s