#UruuchanBaca To All The Boys I’ve Loved Before [April 2015 #9]

Buku kesembilan yang sudah kubaca saat bulan April 2015 kemarin adalah… To All The Boys I’ve Loved Before.

uruuchanbaca-TATBILB

Akhirnya!!! Ya Tuhan!! Aku berkesempatan untuk membaca salah satu buku yang benar-benar sudah menarik perhatianku sejak dulu sebelum buku ini diterjemahkan kemudian diterbitkan di Indonesia. Waaaaa!!! Aku merasa sangat bahagia!

Sebenarnya, aku sudah geregetan untuk membacanya setelah aku menerima buku ini dari pengenbuku.net, asli aku sudah ngga sabar buat bacanya. Tapi, entah kenapa aku merasa ‘lebar’ (bahasa sunda, artinya sayang) buat ngebacanya. Entah kenapa pengen di awet-awet :( Tadinya aku berniat untuk menyisihkan buku ini, untuk dibaca saat bulan Ramadhan tiba… Tapi, AKU SUDAH TIDAK SABAR LAGI! Makanya, setelah aku menyelesaikan buku Love With A Witch, aku memutuskan untuk membaca buku ini, aku sudah tidak tahan, dan tidak sabar! >.< Buku ini sudah membuatku jatuh cinta pada pandangan pertama :’)

Daripada berlama-lama lagi, langsung saja!

***

Judul : To All The Boys I’ve Loved Before
Penulis : Jenny Han
Penerjemah : Airien Kusumawardhani
Penerbit : Spring
Terbit April 2015 (Cetakan Pertama)
380 hlm.
— beli dari pengenbuku.net
— koleksi novel pribadi ke-442

Ya Tuhan… Betapa buku ini sangat berkesan dan aku punya banyak kenangan berkaitan dengan novel ini :”) Kusingkat saja judulnya menjadi To All The Boys ya, hehehe. Dan, ya. YA!!! Aku sudah memimpikan diriku untuk membaca buku ini suatu hari nanti, jika aku sudah mahir berbahasa inggris dan berani untuk membaca literatur berbahasa inggris. Karena pada saat ituu, kupikir tidak ada penerbit lokal yang mau menerjemahkan dan menerbitkan buku ini di Indonesia :’)

TAPI!! TAPI!! Tapi ternyata buku ini diterjemahkan juga oleh penerbit Spring :”””””D Rasanya pengen sujud syukur, asli. Seriusan.

Kalian harus membaca postingan ini sampai tamat, karena aku terlanjur sangat bersemangat untuk bercerita kepada kalian mengenai buku ini :”)

#1 Kenapa Uruuchan beli buku ini?

Aku sudah memimpikan untuk bisa membaca buku ini.

Aku punya akun instagram (kalian bisa follow dan check @uruuchan yaaa) yang isinya adalah galeri buku-buku yang kumiliki :) Sepertinya aku belum bilang kepada kalian, bahwa aku punya minat yang SANGAT BESAR terhadap buku-buku, khususnya buku fiksi. Karena itulah aku juga banyak follow akun-akun tentang buku di akun instagram ku. Aku follow akun yang punya ‘perasaan’ yang sama denganku mengenai buku-buku, dan aku menemukan bahwa diluar sana (di luar negeri) ada banyak sekali para pecinta buku, dan kesukaan mereka terhadap buku sepertinya melebihi aku. Aku banyak melihat buku-buku yang mereka baca, seperti apa cover buku diluar sana, dan buku-buku lainnya yang belum pernah aku lihat sebelumnya di Indonesia. Menyenangkan sekali rasanya bisa melihat buku-buku di luar sana secara tidak langsung :’) Dan sering kali aku merasa takjub, karena cover buku di luar negeri cantik-cantik semua. Serius. Artistik dan menarik. Aku suka deh :’) (Dan merasa sedikit iri juga hiks)

Dan kalian tahu, salah satu buku yang menarik perhatianku, dan berhasil mencuri perhatianku saat itu juga adalah buku ini; To All The Boys ini! :D Pertama kalinya aku melihat buku ini dari salah satu akun yang aku follow (dia dari luar negeri, persisnya aku sudah lupa lagi) Dan ketika aku melihat kover bukunya…

Ya Tuhan……….

Kovernya cantik sekali. Manis sekali. Dan… Indah. Enak dilihat.

Saat itu juga aku merasa jatuh cinta pada pandangan pertama dengan buku ini… Aku merasa aku harus membacanya, dan memilikinya. Tapi kupikir, buku itu berbahasa inggris, dan aku tidak akan bisa membacanya. Jadi, aku hanya bisa menahan hasrat untuk memiliki buku ini :’) Adakah kalian yang bisa memahamiku? :’)

Kupikir, selamanya aku tidak akan pernah bisa membaca buku ini… Tapi sepertinya Tuhan mendengarkan doaku :D Aku lupa lagi, persisnya bagaimana, tapi seingatku saat aku sedang melihat-lihat akun instagramku, aku melihat penerbit spring memposting sebuah foto. Kalian tahu foto apa itu? :”D Itu adalah novel To All The Boys I’ve Loved Before dengan tulisan COMING SOON (kalau tidak salah) Kalian pasti dapat menebak bagaimana reaksiku ketika melihat buku itu :’)

O MY GOD O MY GOD O MY GOOOOOODDDD

Ya Tuhan! Ini beneran? Ini beneran kan? INI BENERAN?

Aku ga salah lihat, kan? AAAAAAAAAAA!!! *sambil loncat-loncat di kamar*

Ini beneran mau diterbitin? Ya AMPUUUN.

Yah, kira-kira seperti itulah reaksi aku ketika melihat penerbit spring hendak menerbitkan buku ini :”D Ya Tuhan, aku merasa bahagia luar-dalam deh, seriusan. Soalnya ini buku yang pengen aku baca, dan aku pikir aku ngga akan pernah punya kesempatan untuk membacanya… Tapi… Entah ini memang karena aku yang berjodoh baik dengan buku, atau memang Allah sedang ingin menghadiahkan aku sesuatu hahahahaha. Yang mana pun itu, aku bener-bener seneng banget denger kabar baik ini. Seriusan. Dan, pada detik itu juga, aku sudah berniat untuk memiliki buku itu :”D

Terus, pas aku iseng stalking beberapa toko buku online, di pengenbuku.net aku nemu buku ini, dan lagi promo pre-order. Ga butuh waktu lama sampai aku memutuskan untuk memesannya di pengen buku.net bersama dengan 3 buku lainnya :) Ya Tuhaaaaan, rasanya aku seneng sekali bisa ikut pre-order untuk buku ini :”) Yah, aku ngga terbiasa berbelanja buku online, tapi untuk buku yang satu ini, aku ngga bisa menunggu lebih lama lagi. Aku butuh buku ini secepatnya!! AAAAAAAAAAAAAAAAAA.

Dan begitulah. Ketika paket dari pengenbuku.net sampai, aku begitu bahagia sampai teriak-teriak di rumah, dan lari-lari, hahahahaha. Agak lebay mungkin menurut kalian, tapi percayalah itu bener-bener terjadi. Rasanya selalu seperti itu setiap kali nemerima paket, karena rasanya sangat spesial, terutama untuk paket yang satu ini. Karena keempat buku yang aku pesan ini, adalah buku-buku yang sangat spesial buatku :”D Salah satunya adalah buku To All The Boys ini :)

Ketika aku memegang buku ini untuk pertama kalinya, aku benar-benar menghabiskan waktu untuk mengagumi kover bukunya yang sangat cantik itu :”) Seriusan, aku suka banget sama kovernya. Aku jatuh cinta pada pandangan pertama kepada buku ini, tanpa harus mengetahui cerita yang dibawakan oleh buku itu seperti apa. Rasanya aku ingin memilikinya. Akhirnya, buku yang kupikir hanya bisa aku lihat di akun instagram milik orang lain, kini ada di hadapanku. Rasanya…….. AAAAAAAAAAA…….. Sulit untuk dijelaskan dengan kata-kata :’)

Jadi, kenapa aku membeli buku ini? Karena kover buku-nya sudah memikat hatiku sejak pertama kali aku melihat buku ini :”D

#2 Jadi, uruuchan suka sama buku ini?

Aku gatau harus bilang apa…

Tapi, SUMPAH aku SUKA BANGET buku ini!! Padahal ini pertama kalinya aku membaca karya dari Jenny Han, dan aku langsung jatuh cinta dengan gaya menulisnya Jenny Han :”) Muncul obsesi lainnya dari diriku, untuk membaca dan memiliki sendiri karya lain dari Jenny Han (yang setahuku sudah diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia, rasanya aku harus hunting buku-buku tersebut dengan usaha keras)

Serius. Aku suka dengan semua yang berkaitan dengan cerita yang ada di buku ini. Karakter-karakternya, latarnya, kekeluargaannya, romantisme nya, dan masih banyak lagi. Aku suka dengan ceritanya, dan aku digantung begitu saja oleh Jenny Han dan karakter-karakternya di akhir cerita :( HUhuhuhuhuhu. *ups, apakah ini termasuk kedalam spoiler?*

Aku suka semua yang ada di dalam buku ini. Buku ini manis, membuatku blushing, membuatku tertawa, membuatku senang sekaligus sedih di saat bersamaan. Gaya bercerita Jenny Han itu mengalir dengan lembut, kita benar-benar dibawa untuk mengenal karakter-karakter yang ada di dalam buku ini dengan pelan-pelan, sehingga kita bisa memahami kenapa dia seperti ini dan kenapa dia seperti itu :)

Buku ini ringan dan sangat menyenangkan untuk dibaca ^^ Rasanya kalau waktu itu aku tidak disibukkan dengan tugas kuliah, dan kelas, dan lain-lainnya, aku bisa menamatkan buku ini dalam satu hari. Seriusan. Karena membaca buku ini menyenangkan sekali, menghibur, dan menginspirasi. Masih tentang kisah cinta, tapi tidak dibuat terlalu menye-menye, begitulah menurutku tentang buku ini ^^ Ada beberapa adegan romantis disini, dan menurutku itu tidak terlalu berlebihan, justru dengan itu aku merasa semakin terhanyut kedalam cerita, AAAAAAAAAAAAA. Malahan, aku merasa tidak cukup dengan hal itu. Aku butuh momen Peter Kavinsky dengan Lara Jean!! AKU INGIN LEBIIIIIIIHHH~

Ngomong-ngomong setelah membaca buku ini, aku semakin menyadari betapa berbedanya budaya di sini dengan di luar negeri sana. Aku selalu berpikir bahwa setiap buku yang ditulis, khususnya beberapa fiksi, membawa kebudayaan yang setidaknya terjadi atau dialami di tempat tinggal penulis yang bersangkutan. Salah satunya adalah buku ini. Kalau di sana, wajar membicarakan tentang seks dan berciuman, bahkan memamerkan kemesraan di depan umum untuk para remaja di SMA (bayangkan!! Di SMA!!) Tapi kalau di Indonesia sendiri, obrolan seputar seks di lingkungan sekolah sendiri (seperti SMA) rasanya menurutku masih rada tabu. Soalnya topik mengenai seks sendiri sepertinya sangat-sangat-sangat jarang disinggung, dan jujur saja rasanya aku sangat tidak terbiasa dan merasa sangat aneh jika di usiaku (saat 17 atau 18 tahun) sudah mulai membicarakan seks, atau apakah-kau-sudah-pernah-melakukannya-atau-belum seperti itu. Dan tentang berciuman. Boro-boro berciuman di depan umum, di Indonesia sendiri hal seperti itu dianggap tidak sopan, dan siapa yang terbiasa melihat anak remaja SMA berciuman? Rasanya sangat tidak sopan. Tapi begitulah, perbedaan kebudayaannya.

Makanya, ketika kita ingin mengetahui kebudayaan setempat dan hal-hal lainnya mengenai tempat tersebut, kalian bisa membaca buku :) Buku itu hebat, ya? Sungguh-sungguh hebat :) Melalui novel-novel yang aku baca juga, aku bisa mengetahui pola pikir, kebudayaan, kebiasaan sebuah masyarakat disana. Dan itu menakjubkan.

Oke, itu sepintas mengenai kesanku, hehehe ^^

Sekarang, mari kita berbicara tentang para karakter yang ada di dalam cerita ini :) Sebelumnya, aku sudah bilang bahwa aku suka semua yang ada pada buku ini, kan? Dan, salah satunya adalah karakter-karakternya. Ada Lara Jean, Josh, Margot (kakak perempuan Lara Jean) Katherine alias Kitty (Adik perempuan Lara Jean) Daddy, Chris, dan sebenarnya masih ada beberapa, tapi sepertinya hanya mereka yang paling berkesan buatku ^^ Tapi, yang paling aku suka…. OH YA TUHAN, aku suka sama Peter Kavinsky! Dia cowok yang menarik, dan santai, dan… Ah, begitulah

Setiap momen di mana Peter dan Lara Jean berinteraksi, itulah momen-momen favoritku. Aku selalu menunggu-menunggu kapan mereka akan bertemu, atau sekedar mengobrol hal-hal kecil, yang justru di mataku menjadi momen yang spesial :) Lucu saja sih, melihat mereka akrab; dari hubungan palsu menjadi hubungan yang melibatkan perasaan sungguhan. Aww…. Aku tiba-tiba jadi teringat anime Nisekoi, hahahahaha. Seriusan. Ohya, aku selalu suka cowok yang tidak melihat perempuan dari fisiknya, tapi lebih kepada kepribadian mereka. Dan, ya. Aku setuju bahwa Lara Jean dalah cewek yang menarik, maksudku dia tidak seperti perempuan kebanyakan. Pokoknya aku suka sama Lara Jean ^^ Dan tentu saja, aku lebih suka lagi pada Peter Kavinsky! Tapi jangan lupakan juga JOSH! Aku juga suka Josh! Bagiku dia adalah laki-laki baik yang selalu bisa diandalkan :)

Di buku ini juga aku merasakan kisah hangat mengenai keluarga, betapa keluarga adalah sesuatu yang sangat berharga. Apapun yang terjadi, mereka tetaplah yang paling penting di antara semuanya. Aku suka keluarga Lara Jean :) Aku suka ayahnya Lara Jean, dan aku suka adik nya Lara Jean. Margot juga, aku suka dia. Rasanya menyenangkan bisa melihat kebersamaan mereka. Walaupun mereka sudah kehilangan Ibu mereka, tapi mereka berhasil menjalani kehidupan ini dengan baik. Aku harap aku bisa melihat lebih banyak lagi kebersamaan Lara Jean dengan anggota keluarganya. Bagian yang paling kusuka adalah saat Lara Jean berbaikan dengan Margot, di sana hatiku merasa terenyuh. Terharu begitu saja :’) Well, mereka bertengkar, karena suatu hal *dan kalian harus membacanya* Kupikir mereka akan selalu menjadi kakak-adik yang rukun, pertengkaran justru membuat mereka menjadi lebih dekat lagi :) Terus… Pas Kitty mendapatkan hal yang paling diinginkannya

Ohya, kupikir alasan mengapa surat-surat Lara Jean menghilang di sebabkan karena unsur-unsur fantasi, atau gimanaa gitu. Hahahahahaha. Itu pemikiran awalku. Tapi rasanya tidak mungkin. Dan memang tidak mungkin. Alasan mengapa surat-surat itu bisa menghilang tentu saja berawal dari *piiip* *piip* *piiip* Hahahahahaha. Baca saja sendiri :)

Dan mengenai endingnya, Ya Tuhan! Aku sempat membaca sebuah review mengenai buku ini sebelum aku membacanya, katanya kalau tidak salah seperti ini “yah aku agak sedikit menyesal juga membacanya, karena lebih baik aku menunggu kelanjutannya terlebih dulu.” Di situ aku merasa tidak mengerti, maksudnya apa ya? Dan setelah membacanya aku jadi tahu apa maksudnya :””) Betul sekali, masih ada lanjutan untuk buku ini, dan karena aku adalah pembaca yang sabar maka aku bisa bersabar menunggunya.

#3 Jadi, uruuchan suka sama buku ini?

Kalian masih menanyakan pendapatku? :D Hahahahahahahahaha.

TENTU SAJA! Aku suka BANGET-BANGET sama buku ini. Menyenangkan sekali bisa membaca (dan memiliki) buku ini :) Dan kuharap aku akan selalu mengingat perasaan ‘bahagia’ ini. Buku yang bagus akan selalu bisa menghangatkan hati dan jiwamu, ingatlah itu ^^

Menurutku kalian harus membaca buku ini. Bagi kalian yang suka cerita cinta yang dibalut dengan hangatnya kekeluargaan, kupikir kalian bisa mencoba buku ini :)

Dan selamat bertemu dengan Peter Kavinsky! ;) Hihihihihi.

#4 Last! Tuliskan apapun di sini!

Dear penerbit Spring,
Terima kasih dari lubuk hati yang paling dalam, karena sudah menerbitkan buku ini. Serius. Ini menjadi salah satu momen yang paling berkesan dalam hidupku ketika aku menemukan buku ini hendak diterbitkan di Indonesia.

Terima kasih banyak :)

Aku bisa membaca buku ini dengan nyaman, dan menikmatinya, karena penerjemahannya menurutku yang sudah baik. Terima kasih kepada penerjemah, Airien Kusumawardhani, atas kerja kerasnya! ^O^

Dan, semoga penerbit spring berkenan untuk menerbitkan kelanjutan dari buku ini; P.S I Still Love You ^^ Aku akan selalu menunggu, dan memastikannya untuk membeli buku tersebut ^^ Mudah-mudahan memang diterbitkan ya :)

Dan juga, terima kasih karena sudah memutuskan untuk tetap menggunakan kover aslinya! Aku sangat-sangat suka dengan kover aslinya yang ini ^^ Indah, dan sangat menarik sekali :D

Sekali lagi, terima kasih banyak penerbit spring!
Ditunggu lagi buku-buku selanjutnya dari penerbit spring! :D

***

Salam hangat,
@uruuchan

One thought on “#UruuchanBaca To All The Boys I’ve Loved Before [April 2015 #9]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s