GV#5 “Aku Ingin Meluapkan Perasaan Ini”

Ya. Aku mengaguminya. Kepada laki-laki itu, orang yang paling bekerja keras dibandingkan teman-temannya sendiri. Senyumannya yang membawa keceriaan, tidak pernah ragu untuk membaur dengan sekelilingnya. Dia bersinar. Auranya menyenangkan.

Rasa percaya diri yang dimiliki olehnya, dan tidak dimiliki olehku. Selalu tertawa untuk menyenangkan orang lain; untuk membuat orang lain bahagia. Tingkahnya terkadang kekanakan, tapi aku melihatnya sebagai salah satu sisi imut yang dimilikinya. Dia begitu menarik; cerah, lucu, menyenangkan.

Mungkin, bagi sebagian orang tingkahnya memalukan. Tingkahnya untuk mendapatkan perhatian dari orang banyak. Mungkin beberapa orang tidak tahan berada di dekatnya. Tapi menurutku itu tidak memalukan sama sekali (yah, memang dalam beberapa hal dia memang bertingkah memalukan) tapi bukan itu yang ingin aku ungkapkan. Aku… Benar-benar mengagumi dia yang seperti itu. Rasa percaya dirinya, sesuatu yang tidak dimiliki olehku. Untuk mendapatkan “pengakuan” dari orang lain, dia berusaha sekeras mungkin, dan ‘rasa percaya diri’ nya yang berlimpah itu benar-benar mengagumkan. Sekarang, dia bersinar dengan usahanya sendiri. Aku sungguh senang melihatnya, sekaligus merasa terharu Karena aku sempat melihat beberapa usahanya, yang memang tidak main-main untuk mendapatkan pengakuan dari orang disekelilingnya itu. Aku mengaguminya. Sungguh. Dia begitu hebat. Dia sangat hebat.

Aku berharap dia akan terus bersinar. Sesulit apapun kesulitan yang datang menghadapinya, aku yakin dia akan bisa melewatinya. Karena dia begitu kuat, hangat, cerah, dan percaya diri. Dia yang kukagumi.

Dulu, aku melihat punggungnya yang terlihat kecil. Aku mengkhawatirkan dirinya. Apa dia baik-baik saja? Apa dia diperlakukan dengan baik? Apa dia tidak merasa lelah? Tapi, yang kulihat… Dia selalu berusaha terlihat positif. Dan selalu tertawa. Dia menyanyi untuk dirinya sendiri; memberi penghiburan untuk dirinya sendiri. Dia bisa melewati semua itu. Dia bisa. Karena dia adalah dia. Dia yang hebat. Dan aku mengaguminya.

Sekarang punggungnya bukan punggung yang dulu aku lihat. Dia begitu tegap. Dia bukan laki-laki kurus yang aku lihat dulu. Dia tinggi, dan tegap, dan benar-benar seperti ‘laki-laki dewasa’. Punggungnya lebar, pundaknya kuat, dan otot-otot yang menonjol di balik lengannya. Dia tumbuh menjadi laki-laki yang semakin hebat hari demi hari. Auranya semakin jelas terlihat; semakin cerah. Dia hebat dan kuat. Dia yang kukagumi.

Aku mengagumi dia dengan semua usaha yang sudah dia lakukan. Dia menyilaukan di mataku. Dia memang sudah bersinar dari dulu, dan aku melihatnya. Laki-laki yang bisa segalanya, dan senantiasa membuat orang disekelilingnya tertawa. Laki-laki yang menyenangkan. Dia tidak takut dengan rasa malu. Dia menginginkan pengalaman sebanyak mungkin. Dia yang terus maju dan maju, menjadikannya laki-laki seperti yang hari ini aku lihat. Aku sangat mengaguminya.

Sampai hari ini aku melihat dirinya, dia masih senantiasa tersenyum. Dan masih terus berusaha keras. Dia tertawa. Hangat, cerah, lembut. Dia berbagi kebahagiaan dengan orang banyak. Mungkin sebagian orang tidak mau melihat dia yang dulu; dengan semua kerja kerasnya, dan hanya ingin melihat dia yang sekarang. Tapi, aku melihatnya. Aku salah satu orang yang melihat betapa dia bekerja keras untuk sampai seperti dia yang sekarang. Sampai akhirnya dia diakui. Dan aku tidak mau orang-orang yang hanya melihat ‘dia yang sekarang’ menyakitinya. Apa yang mereka tahu tentang dia?

Kudoakan dia agar bisa terus tertawa dan tersenyum seperti itu sampai kapanpun. Aku harap kebahagiaan senantiasa menyertai dirinya. Kalau dia sedang berada di titik terendahnya, kuharap dia akan menemukan seseorang untuk membantunya kembali berdiri tegap seperti dia yang sekarang. Kuharap dia dikelilingi oleh orang-orang yang memperlakukannya dengan baik, setia kepadanya, dan tidak pernah berniat untuk menyakiti hatinya. Kuharap dia selalu baik-baik saja dimanapun dia berada. Dan kuharap dia senantiasa seterang dan sehangat sinar matahari, dengan tawanya yang lucu, dan senyumnya yang menggemaskan, juga dengan tingkah kekanakannya yang membuat orang ingin menepuk-nepukkan tangan ke atas kepalanya.

Kudoakan segala yang terbaik untuk dirinya, orang yang kukagumi.

Dari : Aku
Untuk : Orang yang aku kagumi.

p.s : kuharap senyum mu tidak akan hilang dari wajahmu. tawa dan senyum itu sudah memberiku segenap kekuatan yang kubutuhkan. aku mengagumi mu. kau tahu, kau sudah menginspirasi banyak orang tanpa kamu sadari. semua itu karena usaha dan kerja keras yang sudah kamu lakukan selama ini. teruslah berjuang dan carilah kebahagiaan dan tujuan serta mimpi yang ingin kamu raih. aku akan senantiasa mendoakan kebahagiaan untuk dirimu. Sungguh…. Aku ingin kamu bahagia, maka dari itu… lakukan yang terbaik di setiap hal yang kamu lakukan! Seperti yang selalu kamu lakukan…. Sehatlah selalu, dan teruslah tersenyum (:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s