GV#4 “Tentang Kejujuran yang (Masih) Tersembunyi.”

Aku adalah tipe orang yang benar-benar percaya bahwa kunci dalam suatu hubungan adalah adanya kejujuran. Aku pikir dengan kita berbuat jujur, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan lagi. Kita sama-sama saling percaya bahwa masing-masing tidak akan pernah membohongi satu sama lain.

Kedengaran naif memang… Tapi mau bagaimana lagi? Toh memang itu yang aku percayai. Terutama kepada orang-orang terdekatku. Aku sama sekali tidak bisa membohongi mereka. Mereka adalah orang-orang yang sangat berharga bagiku. Aku jujur kepada mereka, dan aku sangat mempercayai mereka.

Tapi pada kenyataannya tidak semudah itu. Tidak segampang yang diucapkan barusan.

Terkadang, kejujuran itu sendiri malah ‘tertutupi’ oleh besarnya rasa ego yang kita miliki. Atau malah tersembunyi karena rasa ‘takut’. Pada akhirnya, kejujuran itu tidak memunculkan dirinya sendiri. Pada akhirnya, masalah bisa timbul hanya karena kita tidak mengatakan kejujuran yang sebenarnya bisa kita ucapkan pada saat itu juga.

Untuk bisa mengungkapkan kejujuran, tidak semudah itu. Tidak semudah ‘kan tinggal bilang sejujurnya aja sama mereka/dia, apa susahnya sih?’. Tidak seperti itu.

Dibutuhkan keberanian, rasa percaya, dan penerimaan yang tinggi terhadap diri sendiri, aku pikir, untuk mengungkapkan kejujuran. Walaupun, memang tak selamanya kejujuran itu berasa ‘manis’ dan terkadang malah ‘pahit’ yang kita dapatkan. Namun, memang sudah seharusnya kejujuran kita ungkapkan, dan kita tahu bahwa kita sudah berbuat sesuatu yang benar.

Aku berdoa untuk semua orang yang masih menyembunyikan kejujuran di dalam hatinya, di dalam relung hatinya, di sudut hatinya, untuk diberikan keberanian oleh Nya agar bisa mengungkapkan kejujuran demi hati yang lebih baik, demi kebahagiaan diri sendiri, dan untuk melakukan sesuatu yang benar. Mudah-mudahan suatu hari nanti, mereka semua bisa mengungkapkan kejujuran dari dalam hati mereka yang paling dalam untuk bisa menerima diri mereka sendiri, dan kebahagiaan orang lain. Meskipun rasanya pahit dan mungkin akan sedikit melukai diri sendiri.

Untuk semua kejujuran yang masih tersembunyi.

Terutama untuk G dan V, kudoakan yang terbaik untuk kalian berdua. Kalian layak mendapatkan kebahagiaan dibandingkan siapapun. []

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s