GV#1 “Rasanya sakit sekali….”

Ini bukan cerita milikku. Percayalah. Walaupun aku berkata seperti itu, rasanya sangat sangat sakit sekali, seakan-akan cerita itu datang dari orang yang sudah aku kenal benar.

Seperti apa rasanya menahan perasaanmu sendiri; perasaan suka terhadap seseorang?

Dan orang yang kamu suka berada di hadapanmu. Dekat. Tapi tidak terjangkau. Kamu ingin menjeritkan namanya pada seluruh dunia, bahwa dia adalah milikmu, bahwa kamu adalah yang terbaik untuk dirinya, bahwa orang yang pantas berada di sisinya adalah kamu. Tapi kamu tidak bisa berbuat apa-apa. Kamu sama sekali tidak punya pilihan. Pada saat itu, kamu benar-benar tidak punya pilihan. Perasaanmu tersimpan begitu rapatnya, sampai-sampai rasanya sakit sekali untuk menanggung perasaan itu sendirian.

Kamu sangat menginginkan dirinya. Kamu ingin dirinya menyadari perasaan yang sudah kamu simpan rapat itu. Kamu ingin dia juga merasakan hal yang sama; perasaan cinta itu, ingin memiliki.

Tapi, kamu tidak bisa melakukannya. Kamu tidak bisa. Kamu ingin tapi kamu tidak bisa. Kamu yang sudah terlalu lama menahan perasaan itu, kamu yang sudah menjaganya baik-baik, kamu yang ingin mengatakannya…

Perasaan itu sudah mengubahmu menjadi sesuatu yang lain, yang bahkan kamu sendiri tidak tahu itu apa.

Tapi…. Rasanya benar-benar sakit sekali… Sakit sekali sampai-sampai rasanya ingin menangis.

Kamu ingin dia tahu. Kamu ingin memilikinya hanya untuk dirimu sendiri.

G to V

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s