#UruuchanBaca The 100-Year-Old Man Who Climbed Out of The Window And Disappeared [April 2015 #7]

[ditulis 19 April 2015]

Kupikir, aku ngga akan pernah bisa menamatkan buku ini, karena dari beberapa review mengenai buku ini, katanya buku ini pada bagian awal-awalnya agak membosankan. Tapi, nyatanya tidak demikian buatku. AKU BAHAGIA BISA MEMBACA BUKU INI dan menyelesaikannya :D Serius! Aku begitu senang pada akhirnya berkesempatan membaca buku ini, dan membuatku begitu… Ah, apa yang harus kukatakan? Buku ini menakjubkan! :D Pada saat aku menutup buku ini, aku merasa puas lahir batin. Sekali lagi, buku ini begitu menakjubkan!

Pada hari itu, saat aku sudah menyelesaikan buku ini, rasanya aku ingin segera bercerita kepada kalian :”) Tapi, aku juga masih harus menulis review buku lainnya. Jadilah buku ini berada dalam review-list, hingga pada akhirnya datang kesempatan pada hari ini untuk menuliskannya.

Aku sudah tidak sabar menceritakannya kepada kalian semua :D

***

Judul : The 100-Year-Old Man Who Climbed Out Of The Window and Disappeared
Penulis : Jonas Jonasson
Penerjemah : Marcalais Fransisca
Penerbit : Bentang
Tahun 2014
hlm.
— beli di pengenbuku.net
— koleksi novel pribadi ke-440

Apa yang harus aku tuliskan untuk memulai tulisan ini?

Menurutku, semua yang ada pada buku ini begitu menakjubkan. Bahkan, aku mengalami gejala book-hangover, hahahaha. Serius. Buku ini membuatku merasa… bahagia! Dengan semua kebetulan-kebetulan yang terjadi, yang ketika dipikirkan rasanya tidak mungkin terjadi, tapi nyatanya memang terjadi! Dengan semua karakter-karakternya yang khas, dan kuat, kurasa mereka sulit dilupakan. Mereka masih hidup sampai saat ini di dalam pikiranku. Dan aku begitu senang bisa mengenal mereka semua yang ada di dalam buku ini.

Kau akan diajak berpetualang, diajak bernostalgia, diajak mendengarkan sebuah cerita… Kau seperti didongengkan oleh seseorang, sebuah dongeng yang menyenangkan, dan menghibur, dan menakjubkan. Hingga sampai pada akhirnya kau akan bertanya-tanya, ‘hah, kok udah selesai lagi?’ dan kau menuntut untuk cerita lainnya. Seperti itulah yang kurasakan. Tapi, kalian harus membaca postingan ini sampai selesai, karena kalian sudah terlanjur membaca perasaanku ini >.<

#1 Kenapa uruuchan beli novel ini?

Kalian boleh percaya tidak percaya, tapi memang itulah kenyataannya.

Apakah semua ini hanya sebentuk imaji, atau bayangan masa depan, apalah itu namanya. Atau mungkin sugesti? Aku tidak tahu.

Aku kadang-kadang iseng stalking blog buku seseorang, mencari tahu tentang pendapat seseorang mengenai buku yang sedang mereka baca, atau tentang buku yang sedang kubaca, atau buku yang sudah kubaca (dan ternyata itu menyenangkan!) Dan, aku punya blog buku favorit yang rutin aku kunjungi. Alamatnya di www.thebookielooker.com :D Aku suka banget mampir kesana, dan kebanyakan berakhir menjadi silent reader, tapi serius, aku suka hasil review-nya kak stefanie sugia selaku author di sana :) Tampilan blognya juga manis, pokoknya aku suka banget mampir kesana! (Ngomong-ngomong, blog itu pakai bahasa indonesia, jadi kalian tidak perlu khawatir! Hehehehe. Meskipun beberapa postingan menggunakan bahasa inggris)

Dan, rasa-rasanya aku seperti pernah membaca review tentang buku ini di thebookielooker, dan rasanya reviewnya begitu berkesan sekali padaku. Dan begitu melekat dalam ingatan. Perasaan itu mengakibatkan aku sangat-sangat-sangat menyukai buku ini, dan ingin membacanya. Sayangnya bukunya masih berbahasa inggris, dan aku bukan pembaca buku berbahasa inggris :’) (sedihnya, bahasa inggrisku tidak memadai. hiks) Kalian tahu? Buku itu, adalah buku yang kumaksudkan di sini; the 100-years-old man who climbed out of the window and disappeared. Ingatan tentang buku itu tersimpan dengan baik di dalam kotak ingatanku, dan terlupakan oleh banyaknya hal-hal yang ingin kuingat.

Kupikir, selamanya aku tidak akan pernah bisa membaca buku itu. Soalnya aku ngga yakin kalau buku itu akan diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia. Aku merasa kemungkinannya kecil. Tapi aku tidak pernah berharap. Mungkin… Mungkin, suatu hari nanti, akan ada penerbit dari Indonesia yang menerbitkan buku itu. Semoga saja :)

Lalu pada suatu hari, dimana aku (seperti biasanya) pergi ke Jatos (Jatinangor Town Square) untuk mengecek toko buku TISERA; siapa tahu ada buku baru yang bertengger di salah satu raknya, mungkin aku bisa membelinya pada saat itu juga. Hari itu jatuh pada tanggal 13 Maret 2015, dan aku melihat sebuah buku dengan warna oranye agak mencolok yang berhasil menarik perhatianku. Dan kalian tahu, buku apakah itu? Buku itu berjudul : THE GIRL WHO SAVED THE KING OF SWEDEN dari Jonas Jonasson.

Rasanya aku tahu siapa Jonas Jonasson…
Rasanya aku pernah membacanya di suatu tempat…
Rasanya aku tahu…

Dan kemudian, aku teringat sesuatu! Kali ini aku benar! Jonas Jonasson adalah penulis buku ITU; THE 100-YEARS-OLD MAN WHO CLIMBED OUT OF THE WINDOW AND DISAPPEARED. Buku yang selalu terbayang-bayang di dalam benakku setelah membaca review dari kak stefanie sugia :D IYA BUKU YANG ITU!

Oke… Tahan napas… Tahan napas… Jangan memekik kegirangan… Tahan… Tahan… AAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!

Dan ketika kulihat di bagian atas cover buku itu terdapat tulisan “Jonas Jonasson : Penulis Buku ‘The 100-year-old man who climbed out the window and disappeared'” Ini semakin memperjelas semuanya! Dan aku begitu senaaaaaaaaang sekali, bisa menemukan “salah satu” buku nya jonas jonasson yang ITU di toko buku ini. Mungkin, orang yang melihatku di toko buku saat itu, pastilah bertanya-tanya kenapa wajahku begitu sumringah sekali :D

Walaupun bukan buku-nya yang “the 100-year-old man” yang itu, yang penting aku harus punya buku ini; THE GIRL WHO SAVED THE KING OF SWEDEN. Kenapa? Karena ini dari Jonas Jonasson gitu! >.< Dan pada hari itulah aku membeli buku Jonas Jonasson yang pertama bagiku.

Serius. Bukannya The 100-years-old man yang kudapatkan terlebih dahulu, melainkan buku ini. Tidak apa, sekarang aku jadi punya dua buah buku-nya Jonas Jonasson :)

Lalu… Kemudian pada akhir bulan maret, kebetulan (entah aku sedang tumben-tumbennya) iseng stalking beberapa toko buku online, salah satunya adalah pengenbuku.net, dan kalian tahu? Sebuah kejutan menungguku di sana!! Kalian pasti tahu jawabannya ;) Hahahahahahahahahaha. Rasanya aku ingin menjerit karena begitu bahagia; aku masih belum bisa melupakan perasaan itu… Perasaan karena menemukan sebuah buku yang dari dulu sangat ingin kamu baca :D

Ya!! Di pengenbuku inilah aku menemukan buku ini; The 100-years-old man. Kalian pasti bisa membayangkan bagaimana reaksiku saat menemukan buku ini. Aku. Sangat. Bahagia. Serius. :D Aku memekik kegirangan, dan benar-benar tidak percaya bahwa akhirnya aku bisa bertemu dengan buku ini! Buku yang tidak bisa lepas dari ingatanku beberapa waktu yang lalu. Kupikir, bentang baru menerbitkan THE GIRL WHO SAVED THE KING OF SWEDEN saja. Tapi ternyata, buku yang sangat-sangat-sangat ingin aku baca ini, sudah diterbitkan dari dulu!!! :D

Dan tidak butuh waktu lama untuk membuatku membeli buku ini secara online di pengenbuku.net :) Sebenarnya aku tipikal orang yang tidak biasa membeli buku secara online, tapi khusus untuk buku yang satu ini, aku tidak sabar! Aku tidak bisa menanti-nanti kedatangan buku ini di toko buku, jadi aku memutuskan untuk membelinya secara online.

Dan… Seperti yang sudah kalian tahu, aku akhirnya kesampaian juga membaca buku ini :’) Ya Tuhan, aku membaca buku ini, dan aku merasa sangat senang sekali! Dan aku akan segera menceritakannya kepada kalian, tentang betapa ‘menyenangkan’ nya membaca buku yang ditulis oleh Jonas Jonasson ini :)

Tapi ngomong-ngomong… Ini yang paling aneh…

Ketika aku main lagi ke thebookielooker, ternyata buku The 100-Year-Old Man ini tidak ada dalam review list nya kak stefanie. Seriusan.
Jadi sebenarnya buku apa yang kulihat di blog thebookielooker?
Dan, kenapa bayangan mengenai buku “The 100-year-old man” datang ke dalam pikiranku, sementara aku sebelumnya merasa tidak pernah membaca atau melihat atau mendengar tentang buku itu?

Ini benar-benar aneh…

#2 Kesan uruuchan terhadap buku ini?

Hanya satu kata yang kusiapkan sejak awal setelah aku menyelesaikan buku ini.

Satu kata untuk mewakili kesanku terhadap buku ini :D

Dan, kata itu adalah……….. MERIAH!!!!!!

Hahahahahahaha. Meriah, menurutku adalah sebuah kata yang tepat untuk buku ini. Buku ini seperti sebuah parade cerita yang menyenangkan untuk diikuti, dan aku mengikutinya dengan senang hati :)

Kenapa meriah? Karena di dalam buku ini, ada begitu banyak tokoh yang terlibat tapi saling berhubungan satu sama lain. Rasanya aneh, namun begitulah kenyataannya. Seperti yang memang terjadi di dalam hidup ini. Kita mungkin merasa hidup sebagai diri kita ‘sendiri’ di bumi ini dan memandang kehidupan kita sebagai sebuah ‘keutuhan’ yang tidak bersentuhan dengan hal-hal lainnya, duh aku kesulitan menjelaskan hal ini. Tapi, jika kita mau merenung sejenak, sebenarnya kita semua saling berhubungan satu sama lain, dan terikat dalam sebuah benang yang tak kasat mata :’) Makanya dalam Islam, mungkin kita pernah mendengar suatu kalimat yang berbunyi bahwa “kita semua adalah saudara” dan memang itulah kenyataannya. Dan membaca buku ini semakin membuatku meyakini tentang hal itu.

Tadi aku bilang meriah, karena ada banyak tokoh kan? Ya. Ada banyak sekali tokoh yang terlibat dalam cerita ini. Tapi, aku tidak terlalu kesulitan untuk mengenal mereka satu persatu. Kenapa? Karena masing-masing tokoh begitu ‘kuat’ atau bisa kubilang penokohannya begitu ‘kuat’ sehingga tidak terlalu sulit juga untuk bisa mengenali mereka dan memahami mereka dengan lebih dekat.

Tokoh utamanya bernama Alan Karlsson, seorang laki-laki tua yang hampir berusia 100 tahun. Dia memanjat keluar dari jendela rumahnya, dan keluar (lebih tepatnya kabur dari pesta ulang tahunnya sendiri) kemudian melakukan sebuah perjalanan yang… aneh, tapi menyenangkan. Dan disini, kita seakan-akan seperti merasa sedang bersama dengannya melakukan perjalanan itu. Kita mengikuti petualangannya, dan melihatnya bertemu dengan orang-orang lain yang tidak dikenalnya, yang kemudian pada akhirnya ikut melakukan perjalanan juga bersama dengan dirinya. Menyenangkan sekali!

Tapi, dalam melakukan perjalanan juga, kita diajak untuk melihat kilas balik masa lalu Alan Karlsson yang… Apa yang harus aku katakan? Masa lalu-nya adalah sebuah kisah yang sangat-sangat-sangat unik dan MENARIK juga ANEH untuk diceritakan. Serius. Aku senang membaca (re : mendengarkan) kilas balik masa lalu Alan; saat dia masih kecil hingga sampai dia yang menjadi laki-laki tua yang akan berusia 100 tahun. Pengalaman hidupnya luar biasa, spektakuler, menakjubkan, aneh-bin-ajaib, bukan sesuatu yang biasa-biasa saja. Aku merasa takjub sendiri melihat masa lalu Alan, membuatku merasa ‘benarkah ini terjadi kepada seorang Alan? seorang Alan yang sekarang hampir berusia 100 tahun? Alan yang ITU?’ Rasanya seperti percaya-tidak percaya. Pasalnya di masa lalu inilah… Alan bertemu dengan banyak “orang-orang penting” Serius. Aku tidak berbohong! Dan inilah yang membuat kisah Alan menjadi sangat-sangat menarik untuk diikuti. [FYI, masa lalunya Alan adalah seorang perakit dinamit. Menarik, kan? Serius deh… Apa yang bisa dilakukan oleh seorang perakit dinamit yang pada saat itu senang meletus Perang Dunia? Kalian mengerti maksudku, kan? Itulah menariknya masa lalu Alan!! Kalian harus membacanya sendiri!]

Kepribadian Alan sendiri… Ah, aku harus bilang apa lagi? Dia begitu santai, percaya diri, membiarkan semuanya mengalir seperti apa adanya, dan tidak suka segala hal yang berbau politik. Tapi yang paling penting, dia begitu santai! Hahahahaha. Aku sangat mengagumi hal itu dari dirinya. Serius. Dan ini menjadikan Alan sebagai tokoh yang susah ditebak perilakunya, dan begitu melekat dalam ingatan, dengan segala tingkah lakunya yang… antimainstream :’) Dari semua karakter yang ada, aku paling suka Alan ^^

Bukan hanya Alan saja karakter yang memeriahkan parade kisah aneh-tapi-keren ini, kawan-kawan seperjalanan Alan pun berhasil menjadi tokoh favoritku :D Ada Julius (Si Pencuri), Ada Benny (Si Yang-Bisa- Semuanya, calon dokter, calon dokter hewan, calon insinyur, calon botanis, calon guru bahasa, calon pelatih olahraga, calon ahli sejarah, calon ahli sastra, dan calon beberapa hal lainnya) ada Si Jelita (Wanita pemilik Gajah yang senang mengumpat) dan Bosse (Saudaranya Benny, yang pintar memasak) Kalian lihat? Penokohan karakter-karakter yang ada di dalam novel ini begitu kuat, sehingga masing-masing mempunyai ciri khasnya :) Menjadikan masing-masing dari mereka begitu lekat dalam ingatan.

Ah… Mungkin sejauh ini, aku hanya menceritakan tentang kesanku betapa-menakjubkannya-buku-ini-dan-oh-kalian-harus-banget-membacanya, sehingga kalian tidak tahu gambaran kisahnya dalam buku ini persisnya seperti apa (maafkan aku) Aku akan menuliskan kembali sinopsis buku ini untuk kalian :

“Alan Karlsson hanya punya waktu satu jam sebelum pesta ulang tahunnya yang keseratus dimulai. Wali Kota akan hadir. Pers akan meliput. Seluruh penghuni Rumah Lansia juga ikut merayakannya. Namun ternyata, justru yang berulang tahunlah yang tidak berniat datang ke pesta itu.

Melompat lewat jendela kamarnya, Allan memutuskan untuk kabur. Dimulailah sebuah perjalanan luar biasa yang penuh dengan kegilaan. Siapa sangka, petualangannya itu menjadi pintu yang akan mengungkap kehidupan Allan yang sebelumnya. Sebuah kehidupan di mana -tanpa terduga- Allan memainkan peran kunci di balik berbagai peristiwa penting pada abad kedua puluh. Membantu menciptakan bom atom, berteman dengan Presiden Amerika dan tiran Rusia, bahkan membuat pemimpin komunis Tiongkok berutang budi padanya! Siapa, sih, Allan sebenarnya?”

Kuharap dengan kesan-kesan yang sudah aku tuliskan di atas, dan (sedikit) gambaran cerita mengenai buku ini, cukup untuk membuat kalian MAU membaca buku menakjubkan ini :)

Ada banyak peristiwa yang terjadi dalam buku ini yang membuatku terkesan, cerita-cerita yang membuatku merasa sangat ‘waw… Ini… Ini… Waw…’ Hahahahaha. Salah satunya adalah kisah Yuri Borisovich Popov pada akhir hayatnya yang berakhir dengan syahdu. Kisah Benny yang menjadi calon dari segala sesuatu juga menjadi kisah favoritku, tapi yang paling favorit tentu saja kisah tentang Allan (apalagi saat Alan memutuskan untuk menikah dengan *piiip* kalian harus melihatnya sendiri) *big love*

Kupikir, mungkin orang yang paham tentang sejarah perang dunia, akan sangat menikmati buku ini, karena mereka paham seluk beluknya, dan tokoh-tokoh yang terkait. Dan mungkin mereka akan lebih menikmati humor-humor disini :’) Karena buku ini ‘memelesetkan’ semuanya, sepertinya (?) Entahlah, aku tidak begitu tahu tentang sejarah perang dunia, hehehe. Jadi, aku menikmati beberapa humor dalam bukunya, tapi tidak seluruhnya, karena aku tidak paham. Hehehehe. Sepertinya aku ingin mengetahui sejarah ASLINYA, agar aku bisa menikmati lagi kemeriahan buku ini dengan humor-humornya.

Hanya berusaha untuk mempengaruhi kalian (lagi) agar bisa membaca buku ini (khususnya pembaca Indonesia) Setelah membaca hal ini, aku yakin tingkat penasaran kalian terhadap buku ini akan lebih meningkat dibandingkan sebelumnya ;) Aku yakin! Pastinya kalian ingin segera membaca buku ini setelah aku berkata “Allan akan bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Indonesia” Nah… Sekarang aku sudah mengatakannya :)

Masih memikirkan untuk membaca buku ini? :)

#3 Jadi, uruuchan suka buku ini?

YA.

YA. AKU SUKA BANGET BUKU INI. BANGET.

Aku tidak tahu kenapa kalian masih ragu untuk membaca buku ini. Membaca buku ini begitu menyenangkan! Aku serasa diajak melihat salah satu kehidupan seorang manusia, yang berkaitan dengan sejumlah manusia lainnya di muka bumi ini. Melihat masa lalu mereka, sehingga menjadikan mereka yang ‘sekarang’ :) Petualangan yang dilakukan oleh Allan benar-benar menyenangkan, penuh dengan kebetulan-kebetulan yang aneh, tapi nyatanya memang itulah yang terjadi. Memang begitulah cara kerja hidup :)

Benar-benar sebuah buku yang menyenangkan untuk dibaca, menurutku. Aku bahkan tidak menyangka bahwa aku sedang membaca buku, rasanya seperti memang benar-benar nyata; rasanya memang seperti aku di sana dan melihat sendiri bagaimana itu terjadi :)

AAAAAAAAH……….. Aku benar-benar ingin kalian membaca buku ini. Serius.

#4 Last! Tuliskan apapun yang kamu suka di sini!

Kalimat pembuka untuk novel ini begitu berkesan dalam benakku, dan kalimat itu yang mendasari setiap tingkah laku Allan :) Aku jadi ingin menuliskannya disini, membagikannya kepada kalian. Coba resapi setiap kata yang ada, kalian pasti akan tersenyum setelah membacanya, setelah kalian paham betul dengan maksudnya :

“Segala sesuatu berjalan seperti apa adanya, dan apapun yang akan terjadi, pasti terjadi.”

Dan satu kutipan dari wawancara dengan Jonas Jonasson yang ada di dalam bukunya :

“Tetapi, menurut saya banyak orang yang harus benar-benar mempertimbangkan kemungkinan memanjat keluar jendela mereka. Perspektif saya adalah kita hidup sekali saja, saya tidak yakin, tetapi itu yang saya percayai. Saya rasa kalau Anda pernah bertanya kepada diri sendiri, “Haruskah saya…”, jawabannya adalah “Ya!”. Kalau tidak, bagaimana Anda tahu bahwa jawabannya adalah tidak?” – Jonas Jonasson

Dan kisah Allan Karlsson dalam “The 100-Year-Old Man Who Climbed Out of The Window and Disappeared” berakhir dengan manis (dan SANGAT PLOT TWIST bagi pembaca Indonesia. Ya. Percayalah) dan ditutup dengan wawancara bersama Jonas Jonasson yang sangat berkesan (buatku) :)

Salam hangat (dan bahagia),
@uruuchan

N.B 1 : Aku ingin mengucapkan terima kasih kepada Jonas Jonasson karena sudah menulis sebuah buku yang begitu menyenangkan untuk dibaca (terlepas dari bagaimana pandangan Jonas Jonasson terhadap Indonesia, rasanya [masih] sedih) Terima kasih banyak, Sir. Sungguh.
Dan aku mengucapkan terima kasiiiiiiiiiih banyak kepada penerjemah dan Penerbit Bentang Pustaka, karena sudah mau menerbitkan buku ini dalam bahasa Indonesia, sehingga aku bisa membaca buku ini :’) Sungguh, apa yang harus aku katakan kepada kalian semua :’) Terima kasih banyak… Terima kasih :”) Terima kasih dari hati yang paling dalam. Peluk peluk peluuuuuk~

N.B 2 : Apakah orang luar negeri memandang Indonesia sebagai sebuah Negara yang seperti ‘itu’? (Kalian yang membaca buku ini, pasti paham maksudku, kan?) Benarkah seperti itu? :’)

next review : Love With A Witch by Hyun Go Wun [Coming Soon]

3 thoughts on “#UruuchanBaca The 100-Year-Old Man Who Climbed Out of The Window And Disappeared [April 2015 #7]

  1. kaaa,,,, pinjeem bukuuunyaaaa… :D

    enggak deng, aku juga sempet mampir ke toko buku, dan aku penasaran buku ini gimana ceritanya….

    cuman,,,,, SPOILER !!!! -_-

    Makasih udah review buku ini ka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s