#UruuchanBaca Moon In The Spring [April 2015 #2]

[ditulis tanggal 4/4/15]

Halo, selamat malam!
Hari ini di Rancaekek (Bandung) diguyur dengan hujan yang sangat deras sejak pukul 2 siang. Langitnya sangat gelap sekali, untunglah aku sedang tidak sendirian di dalam rumah :’)

Ngomong-ngomong, aku sedang semangat-semangatnya untuk membaca buku lagi. Sebelumnya aku sedang merasa tidak mood saja (entah karena apa), dan banyak halangan untuk bisa membaca dengan nyaman, tapi sepertinya sekarang aku tidak peduli lagi dengan semua hal itu! Hahahahaha.

Buku kedua yang selesai aku baca di bulan April 2015 ini adalah sebuah novel korea terjemahan:) Rasanya sudah lama sekali aku tidak membaca novel korea!! Terakhir kali aku baca itu… Novel apa, ya? Oh ya!! Single Ville dari Choi Yun Kyo, yang diterbitkan oleh Penerbit Haru. Buku yang baru saja kuselesaikan ini juga diterbitkan oleh Haru, lhoo :)

***

Judul : Moon In The Spring
Penulis : Hyun Go Wun
Penerjemah : Sitta Hapsari
Penerbit : Haru
Tahun : 2014
405 hlm.
— beli di stand Agromedia di “Pesta Buku Diskon 2015” Bale Pabukon Unpad
— koleksi novel pribadi ke-422

image

Ah… Aku punya kisah menarik dibalik buku ini… :)

Sudah pernah kubilang, kan? Kalau setiap buku pasti punya cerita pribadi milikku di baliknya :D Bisa dikatakan ‘benang merahnya’ dengan diriku. Dan hari ini seperti biasa aku akan menuliskannya. Jangan merasa jenuh ya :( Soalnya aku tidak punya seseorang untuk diajak berbagi mengenai hal ini, makanya aku menuliskannya disini :)

Ya! Mari kita mulai pertanyaannya! ^^

#1 Kenapa Uruuchan beli buku ini?

Singkatnya, karena ini adalah HYUN GO WUN! Hehehehehe.

Karena aku sudah pernah membaca dua novel lainnya yang ditulis oleh Hyun Go wun (keduanya sama-sama diterbitkan oleh penerbit Haru), aku jadi menaruh harapan tinggi terhadap cerita ini. Dua novel tersebut adalah : “4 Ways To Get A Wife” dan “Always With Me”

Rasanya sudah lama juga ketika membaca kedua novel itu. Tapi yang jelas, aku tidak akan pernah lupa perasaan bagaimana aku menikmati setiap cerita yang dibawakan oleh Hyun Go Wun :D Makanya ketika penerbit Haru memberi tahu bahwa dia hendak menerbitkan novel terbarunya Hyun Go Wun, rasanya aku bahagia sekali, dan aku tidak akn ragu untuk membelinya! ^^ Dan, ketika tahu bahwa novelnya sudah terbit, aku jadi tidak sabar untuk membacanya dan memilikinya!

Itu… terjadi pada tahun lalu (Ya. Tahun lalu) Aku selalu menantikan buku ini hadir di toko buku terdekat di daerahku, yaitu di toko buku TISERA yang ada di Jatos (Jatinangor Town Square) Tapi… Penantianku itu tidak kunjung berakhir, buku ini tidak pernah hadir di sana sampai saat ini :( Aku merasa sedih dan pasrah terhadap buku ini, dan membiarkannya saja…

Tapi ternyata, aku berjodoh baik dengan buku ini. Di dekat kampusku, sedang di gelar Pesta Buku Diskon 2015 yang diselenggarakan oleh Unpad bekerja sama dengan IKAPI Jabar. Kalian ingin tahu perasaanku? Ada pameran buku di dekat kampusku. Ya. Dekat kampusku. Tinggal nyebrang doang, sampai deh. YA TUHAN!! AKU SANGAT BAHAGIA SEKALI!!! :D

Dan disanalah, aku bertemu dengan buku ini ^^ Buku yang ingin kubeli tahun lalu, tapi akhirnya aku membelinya beberapa hari yang lalu :’) Ah… Aku selalu berjodoh baik dengan buku-buku, entah kenapa :)

Tuhan itu baik, kalaupun aku ngga bisa beli bukunya pada saat itu, entah kapan suatu hari nanti, Tuhan pasti mempertemukan aku lagi dengan buku itu… Dengan harga yang lebih murah :”D Ah… Bahagia sekali hidupku.

Ya… Aku beli buku ini, karena aku suka sama ceritanya Hyun Go Wun. Dan aku ngga ragu buat beli buku ini, karena ini adalah HYUN GO WUN! :D

#2 Kesan Uruuchan Tentang Buku ini?

Dari pertama kali aku memiliki buku ini, dan membaca bagian belakang buku-nya, aku sudah penasaran dengan sosok yang bernama “Kang Min Hyuk” Lebih baik aku tuliskan saja sinopsis bukunya di sini :

“Di malam bulan purnama, seorang dewi terjebak bersama seorang pria berhati dingin dan licik di permukaan bumi.

Dewi Langit, Pria Bumi, lalu Malaikat Kematian…

Apakah wanita itu benar-benar tunanganku?

Pria itu bernama Kang Min-Hyuk, pria berhati dingin dan licik.
Ia tidak tampak terkejut ketika tunangannya bangkit dari kematian.
Ia tidak memiliki perasaan apa pun kepada wanita itu.
Akan tetapi sesudah kejadian itu,
wanita itu terlihat seperti wanita lain.
Dan wanita itu tidak pernah bisa hilang dari pikirannya.

Apakah pria itu akan berhasil mengetahui identitas-ku yang sebenarnya?

Ji-Wan melanggar peraturan langit dan turun ke bumi untuk menggantikan posisi seorang wanita yang meninggal.
Di sana, ia bertemu dengan Min-Hyuk, tunangan wanita yang ia gantikan.
Sejak bertemu dengannya, Ji-Wan tahu bahwa pria itu adalah orang yang tidak mudah untuk dihadapi.
Walaupun begitu, Ji-Wan berniat untuk bisa terus bertahan di dunia manusia… meski ia merasa lelah.”

Yang paling menariknya disini adalah si Kang Min-Hyuk ini; sosok pria berhati dingin dan licik, yang menjadi pusat perhatianku. Hahahaha. Ini hanya sekedar pendapat pribadi sih, tapi aku selalu suka dengan karakter cowok yang ‘ngga lazim’ atau ngga pada umumnya. Hihihi. Dan entah kenapa, mereka selalu terlihat lebih menarik di mataku.

Aku suka ceritanya. Dan aku sangat-sangat suka dengan interaksi antara Kang Min-Hyuk dengan Ji-Wan, dan dengan interaksi-interaksi itu bisa membuat Kang Min-Hyuk -yang licik, dan dingin- berubah perlahan-lahan menjadi manusia yang baik, manusia yang bisa mencintai lagi. Dia bisa menjadi seorang laki-laki hangat dan perhatian.

Ajaib ya… Cinta bisa mengubah seseorang :”)

Aku sama sekali ngga bosan saat membaca Moon In The Spring ini. Malahan, aku benar-benar sangat menikmati ceritanya. Aku masih ingat saat masih awal-awal baca buku ini… Waktu itu aku merasa senang karena akhirnya setelah rutinitas harian pergi ke kampus, akhirnya aku mendapatkan waktu libur-ku yang berharga; akhirnya aku bisa membaca novel lagi :D

Aku membaca buku ini sejak hari jumat pagi (kan jumat kemarin sedang libur) dan aku begitu tenggelam dalam ceritanya, sampai-sampai aku tidak menyadari bahwa hari sudah siang, dan waktu menunjukkan pukul 11 siang. Waw… Begitu terhanyutkah aku dengan cerita ini? :D

Ini yang aku suka dari membaca, apalagi membaca sebuah buku yang membuatmu sampai lupa waktu :”D

Tadinya kan si Kang Min-Hyuk ini bener-bener jahat, ya. Masa sampai ngetes Ji-Wan makan seafood (padahal dia sendiri tahu kalau si Ji-Wan ini alergi sama makanan seafood) Kayak ngga berperasaan banget deh… Masa pas tunangannya itu meninggal, dia sama sekali ngga merasa sedih atau gimana. Bener-bener deh… Tapi, lama kelamaan si Kang Min-Hyuk ini jadi orang baik, sayangnya dia kurang bisa mengekspresikan perasaannya dengan baik ke oran-orang di sekelilingnya. Misalnya waktu pas Kang Min-Hyuk ngga suka lihat Ji-Wan berkeliaran dengan Seok Hwan, kan tinggal bilang aja kalau dia ngga suka, tapi dia malah bilang kata-kata buruk seperti “Kau terlihat murahan. Sudah kubilang kan, kau diam saja di rumah. Kau adalah tunanganku. Seharusnya kau menjaga harga dirimu.” (h.180) Kan jadinya ngga enak :( Aku pikir, Kang Min-Hyuk ini tsundere banget deh ya… Hahahaha.
Tapi ada beberapa adegan yang bikin aku ketawa-ketawa sendiri, bukan karena lucu, tapi karena adegan itu terasa sweet~ Karena memang si Kang Min-Hyuk itu orangnya dingin dan kasar, tapi sekalinya dia ngasih perhatian ke Ji-Wan itu rasanya kayak gimaaaanaaa gitu :D Hahahaha. Jadinya, setiap perhatian yang dia kasih ke Ji-Wan itu seperti momen berharga, hal-hal sederhana yang dia lakukan bersama Ji-Wan itu kayak so sweet banget.

TERUS!!! Hahahaha. Aku suka sama sikap cemburu-nya Kang Min-Hyuk saat melihat Ji-Wan sama laki-laki lain (terutama Seok Hwan) Yah, mungkin dia ngga ngerti dengan yang namanya cemburu atau cemburu itu kayak gimana, tapi yang jelas dia merasa tidak suka melihat Ji-Wan bersama dengan laki-laki lain, bahkan dia saja bisa merasa kesal dan tidak suka ketika melihat Ji-Wan bersama dengan Lee I-Gu (padahal si I-Gu ini sopir pribadinya Ji-Wan; malaikat kematian yang menyamar menjadi manusia)

Dan jangan lupakan tentang Ji-Wan. Aku suka Ji-Wan karena dia adalah perempuan tangguh, yang mau berjuang, dan tidak suka berdiam diri. Well, setelah kupikir-pikir lagi, kayaknya Ji-Wan yang dulu emang ngebosenin mungkin ya… Pendiam, sukanya main piano aja… Coba bandingkan dengan Ji-Wan yang sudah dimasuki dewi; sinar matanya berbinar-binar, lebih bersemangat dan berterus terang, dan lebih ceria, dan lebih sering tersenyum. Siapapun pasti kaget jika perubahannya sedratis itu, kan? Aku bisa membayangkan perasaan Kang Min-Hyuk yang merasa pangling dengan Ji-Wan :”) Pokoknya aku suka sama Ji-Wan ^^

Pas aku baca Moon In The Spring, dan menemui akhir ceritanya, aku merasa kaget. Hei, itu bukan karena endingnya. Endingnya menurutku manis kok :) Aku sampai berpikir, yah… kok udah tamat lagi sih? :( Aaaa… Aku tidak rela berpisah dengan kisah Kang Min-Hyuk dan Ji-Wan :'( Rasanya selama beberapa hari itu, aku ditemani oleh kisah mereka berdua.

Ngomong-ngomong soal cover buku; cover bukunya manis sekali. Aku sukaa :D Khas banget penerbit haru, ya… Tapi, sejauh ini dari karya Hyun Go Wun yang sudah diterjemahkan oleh penerbit haru, aku lebih suka cover buku “4 Ways To Get A Wife” yang cute, dan keren. Ah, pokoknya suka!!

#3 Jadi, uruuchan suka sama buku ini?

SUKAAAAA!!!! Seperti yang tadi awal kubilang, aku sampai ngga rela berpisah dengan kisah mereka :'( Kok udah tamat lagi sih… Masih kurang nih… Begitulah ^^

Aku sangat sangat menikmati hari liburku dengan membaca novel ini :)

#4 Last! Tuliskan apapun disini!

Rasanya aku jadi ingin menuliskan sebuah quotes yang sangat bermakna bagiku dan sangat berkesan dari novel Moon In The Spring ini. Sebenarnya banyak banget sih quotes-quotes bagus dari novel ini (aku sampai ngasih stabilo di bukunya untuk menandai bagian quotes bagus itu) tapi, khusus yang ini… Menurutku sangat bermakna sekali secara pribadi :”)

“Banyak manusia yang mungkin tidak sadar bahwa dunia yang mereka tinggali saat ini sebenarnya menyenangkan sekali. Mereka sibuk menjalani rutinitas yang membuat hidup mereka terasa datar dan biasa-biasa saja. Mereka terlalu sibuk bekerja keras untuk bertahan hidup. Sayang sekali, karena mereka jadi tidak punya waktu untuk menyadari bahwa dunia yang mereka tinggali punya nilai dan makna lebih dari itu.” – (h.134)

Kalian tahu? Membaca buku membantuku melewati hal itu :) Dengan membaca buku, hidupku tidak biasa-biasa lagi, dan tidak ‘datar’ tapi berwarna dan dinamis. Karena buku membawaku ke berbagai macam tempat, cerita, orang, dan kehidupan. Aku tidak menjalani satu kehidupan saja di satu waktu ini, tapi menjalani banyak kehidupan yang menyenangkan :D

Walaupun aku menjalani rutinitas yang seperti itu-itu saja, tapi membaca buku membuatku tidak menjalani rutinitas yang membosankan :)

Seandainya setiap orang juga berpendapat dan berpikiran yang sama denganku :”)

Yah, mudah-mudahan quotes yang barusan kutulis, bisa membuka mata setiap orang yang membacanya. Hidup ini terlalu sayang untuk dilewatkan begitu saja, selalu ada hal-hal menarik dan baru untuk ditemukan :) Salah satunya dengan membaca kisah Kang Min-Hyuk dan Ji-Wan ini ;)

Salam hangat,
@uruuchan

p.s : terima kasih untuk Hyun Go Wun yang sudah menuliskan kisah Kang Min-Hyuk yang tidak sempurna tapi pada akhirnya dia bisa ‘mencintai’ lagi seseorang :) Dan terima kasih untuk quotesnya yang sangat membuatku terkesan. Aku sangat suka dengan quotes-quotes di buku ini, salah satunya yang tadi aku tulis :”) Terima kasih ^^

next review : Kitchen 1 by JO Joo-Hee [Coming Soon]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s