Saat itu yang kupikirkan hanyalah bagaimana caranya agar perasaan ini tersampaikan kepadamu.

Entah bagaimana caranya. Harus.

Keinginanku untuk bertemu lagi denganmu,

setelah empat tahun kita tidak bertemu,

dan menyelesaikan apa yang belum selesai di antara kita.

Aku mengesampingkan apa yang aku rasa;

Malu. Takut. Gugup.

Kali ini semua itu tidak penting,

itu tidak akan menghalangiku kali ini untuk menyampaikan perasaan ini kepadamu,

untuk semua yang belum selesai di antara kita.

Entah kenapa, perasaan ini begitu kuat; begitu kuatnya untuk bertemu dengan dirimu.

Lagi.

Apa yang nanti menungguku setelah jeda empat tahun di antara kita?

Aku tidak tahu.

Dan aku tidak berani membayangkannya.

Satu-satunya yang menjadi sumber kekuatanku,

Untuk menyampaikan perasaan ini,

Adalah harapan atas hal baik yang terjadi nantinya,

Antara aku dan kamu.

Tentang aku yang bertemu denganmu lagi,

setelah empat tahun.

Aku ingin menyampaikan segenap perasaan ini kepadamu,

menutup jurang empat tahun di antara kita.

***

Spoiler untuk cerita pendek yang aku tulis kemarin malam.

Kalian penasaran, tidak?

Aku sangat ingin mempublikasikan cerpen itu ke blog ini~

Tapi, aku merasa tidak percaya diri.

Semoga kalian menikmati tulisanku, yaaa~

Salam hangat,

@uruuchan.

Advertisements