Semua yang Terjadi di Semester Tiga.

Ada satu hal yang mesti kuberi tahu kepada kalian…

Tentang sesuatu.

Bahwa semester III yang kujalani kemarin, adalah sesuatu yang spesial :)

Walaupun aku banyak mengeluh ini itu, tapi aku tidak bisa memungkiri bahwa semester III kemarin adalah semester yang paling berkesan buatku. Dan aku senang :)

***

Tentang dunia perkuliahan, jika kalian benar-benar penasaran tentang hal itu, satu hal yang bisa aku katakan adalah… “Dinamis”

Tidak pernah statis, dan selalu bergerak; dinamis dan fleksibel. Dan itu benar-benar menyenangkan, mengejutkan, tidak terduga.

Tapi, aku juga berusaha untuk jujur mengatakan hal ini, ternyata dalam setiap semester yang aku jalani, aku SELALU mencapai sebuah titik jenuh. Dan kupikir itu berbahaya, karena itu bisa menyebabkan kuliah mu menjadi tidak menyenangkan, dan membuatmu bermalas-malasan, dan tidak bergairah untuk masuk kelas.

Hahaha. Kenapa aku bisa mengatakan hal itu? Karena aku benar-benar mengalaminya, dan aku merasakan sendiri perasaan itu. Perasaan di mana aku benar-benar merasa tidak bersemangat dan bergairah untuk menjalani satu hari pergi ke kampus. Rasanya benar-benar ingin liburan, dan menjadi manusia ‘pengangguran’ selama masih diperbolehkan.

Tapi ini benar benar bersifat relatif ya, mungkin sebagian dari kalian berpendapat “ah masa sih?” Mungkin sebenarnya kesalahan ada di aku, sehingga menjadikan kehidupan perkuliahan menjadi sebegitu membosankannya. Ah, aku tidak mau menjudge pendapat kalian, tapi itu benar benar berbeda untuk setiap orangnya, dan aku yakin akan hal itu.

Setiap semester tentunya penuh dengan pengalaman menarik :) Aku akui itu. Dan, hey, kehidupan perkuliahanku menyenangkan! Karena aku selalu ditemani oleh sahabatku yang ‘gila’ dan aneh, makanya tidak ada yang tidak membosankan. Dan aku juga selalu mendapatkan pengalaman yang menarik dari beberapa organisasi yang kulakukan :)

Tapi dalam beberapa hal, entah kenapa semua itu tidak bisa membuatku untuk terus merasa semangat dalam menjalani kuliah. Kadang beberapa hal tidak bisa membantu, dan aku tidak tahu kenapa setiap semester selalu saja menemui sebuah titik jenuh. Dan ketika aku menemui titik jenush tersebut, aku selalu merasa uring-uringan. Mungkin, kalian berpikir, ini saatnya seorang sahabat melakukan tindakan nyata untuk menolong, karena memang itulah tugas seorang sahabat, kan? Hahaha. Sahabatku adalah orang-orang bertipe sama denganku. Ada satu orang sahabat yang dalam beberapa hal selalu sama persis denganku. Entah ada apa dengan orang itu, tapi aku merasa memiliki banyak kesamaan itu menyenangkan, dan terkadang selalu dijadikan bahan lelucon. Maksudku, kenapa semua kesamaan ini bisa terjadi? :)

Dan sahabatku itu -sama seperti aku- selalu menemukan titik jenuh di setiap semester yang kami jalani. Dan ketika kami semua merasa jenuh? Hahahaha. Dunia kehilangan warnanya *apa sih* Yah seperti itulah. Kami banyak uring-uringan dan mengeluhkan banyak hal, yang kalau dipikir-pikir lagi sebenarnya sangat tidak perlu untuk dipikirkan.

Terus terang, aku merasa khawatir dengan keadaanku yang seperti itu. Jelas ini bukan masalah sepele, karena ini menyangkut semangatku. Dan aku takut ini benar-benar mempengaruhiku dalam banyak hal. Sepertinya dalam tahun 2015 ini, aku harus bisa memanajemen emosiku sendiri. Aku perlu kontrol atas apa yang aku rasakan. Yup. Masuk kedalam list.

Tapi, -mungkin perlu aku tuliskan lagi- semua itu tidak mengubah pandanganku, bahwa dalam semester-semester itu aku juga banyak menemukan banyak hal yang menyenangkan! Selalu menemukan banyak kesenangan dalam semester-semester yang kujalani, seperti semester III kemarin yang sudah aku jalani :)

Ah… Semester III kemarin benar-benar menakjubkan, dan hebat!!

***

1. Aku mendaftar menjadi panitia untuk ospek jurusan :)

(Hehehe, tapi aku tidak mengambil divisi yang kerjaannya marah-marah ya, hehehe. Tapi aku mencoba divisi yang sekiranya masih bisa kulakukan, kucoba, dan kuharap aku tidak akan mengacaukannya. Jadilah aku pilih divisi pendamping kelompok ^^ Hehehehehehe. Dan kalian tahu? Aku terpilih :) Aku senang deh. Hehehehe. Tapi waktu itu, aku juga sempat merasa ragu, apakah aku bisa melakukannya atau tidak…

Apakah aku mampu?

PK ini benar-benar membutuhkan komitmen yang tinggi.

Dan, aku harus rela menyisihkan waktuku untuk menjadi PK dari bulan September, Oktober, dan November.

Tapi aku mengambil keputusan bahwa aku psati bisa melakukannya. Aku pasti bisa, bisa, dan bisa!

Dan aku memberanikan diri untuk menjadi Pendamping Kelompok untuk rangkaian ospek jurusan Ilmu Perpustakaan angkatan 2014 saat itu, hehehehe)

2. Ikutan nge-diklat calon anggota KGF (Kelompok Grafis Fikom) angkatan 2014.

(And, that was my precious moment!! Aku suka dan saaaayaaang banget sama organisasi yang satu ini. Dan setiap momen yang aku lalui bersama mereka selalu menyenangkan, dan selalu membuatku merasa bahagia lahir batin. Makanya, waktu yang kuhabiskan bersama mereka di KGF tidak pernah membuatku merasa lelah. Lelah sih, pasti ada. Tapi semua itu tidak ada apa-apanya dibandingkan kebersamaan yang aku lewati bersama KGF.

Dan aku bertemu dengan calon keluarga baru kami di KGF, ada banyak orang-orang menarik yang aku temui, dan aku bersyukur akan hal itu)

3. OB-SER-VA-SI

(Penasaran dengan satu kata itu? Hahahaha. Ini benar-benar sebuah kata yang menyimpan sejuta kenangan untuk semester III kemarin. Hanya sebuah kata yang membekas di hati. Hanya sebuah kata yang menyimpan makna khusus bagiku, dan mungkin bagi teman-teman sekelas lainnya

Yupp. Tema untuk semester III kemarin yang aku jalani adalah…… *jreng jreng jreng* observasi.

Tiada mata kuliah yang di dalamnya tidak ada tugas untuk melakukan observasi. Lebih dari setengahnya, ada observasi lapangan. Hah. Semester III di jurusan Ilmu Perpustakaan yang aku ambil berisi 8 mata kuliah yang salah satunya adalah mata kuliah pilihan. Kalau tadi kubilang lebih dari setengahnya, well itu benar. ada 5 mata kuliah seingatku.

Dan itu menguras banyaaaaaaaaakkk energi.

Menguras banyak semangat, mental, energi, dan konsentrasi. Hiks.

Apalagi waktu itu, aku dan sahabat-sahabatku sedang sibuk-sibuknya dengan organisasi masing-masing. Jujur, aku merasa kewalahan sekali dengan semua hal itu. AKu harus membagi waktu, membagi energi, membagi semangat, dan banyak hal lainnya.

Itu adalah hal baru bagiku. Semuanya berada di bawah tekanan, rasanya seingatku aku belum pernah mengalami hal itu sebelumnya.

Dan sepertinya aku adalah orang yang tidak bisa bekerja secara multi-tasking. Itu… Itu… Sedikit menyebalkan. Hiks.

Tiada hari tanpa membuat laporan hasil observasi, dan semuanya dikerjakan secara berkelompok. Hahaha. Aku masih ingat waktu itu aku banyak-banyak mengutuk pengerjaan yang dilakukan kelompok. KENAPA HARUS BERKELOMPOK? Itu merepotkan. Benar-benar merepotkan. Akan lebih baik buatku jika mengerjakan 3 laporan sekaligus, tapi semuanya dikerjakan secara mandiri; hanya oleh aku seorang. Rasanya kalau berkelompok pengerjaannya jadi lebih lambat. Dan teman-teman sekelompok-ku pun mengamininya. Maksudku, mereka juga setuju bahwa semuanya lebih nyaman dikerjakan sendiri. Tapi kami tidak bisa berbuat apa-apa, selain mengerjakannya secara berkelompok. Haaah. Tidak jarang, pada bulan-bulan di semester III, aku lebih banyak pulang malam ke rumah. Dan (mesikpun sedikit enggan, tapi mau bagaimana lagi) aku meminta ayahku untuk menjemputku, kalau memang kondisinya aku benar-benar pulang larut sekali.

Pernah sampai jam setengah dua belas malam, lho! :’) Itu benar-benar waktu yang menyenangkan (karena aku menghabiskan banyak waktu bersama sahabat-sahabatku) dan juga melelahkan (karena besoknya masih ada kuliah, dan well energi kami semua tidak mencukupi untuk esok harinya)

Ngomong-ngomong, teman-teman sekelompokku adalah orang yang mudah ter-distract, if u know what i mean, ahahaha. Kami semua adalah orang yang mudah ‘teralihkan’, dan kadang sulit untuk berkonsentrasi. Kadang, itulah yang menjadi penyebab kenapa kami semua begitu lambat dalam mengerjakan laporannya. Kadang kami malah terdistract untuk selfie dulu, atau makan, atau ngobrol, atau menertawakan sesuatu yang sebenarnya ngga lucu juga. Hahahahaha. Kuakui, semua itu menyenangkan. Jadi, berkelompok tidak seburuk yang aku pikirkan :)

Lalu misalnya, pada awalnya kami berniat untuk mengerjakan setidaknya satu bab laporan hasil observasi, tapi ujung-ujungnya malah tidak ada progress sama sekali, karena kami semua mudah ‘teralihkan’ hahahaha. Ada juga terdistract sepenuhnya gara-gara kami semua lebih memilih untuk menonton movie. Waktu itu seingatku, kita menonton Crazy Little Thing Called Love. Hahahahaha. Dan waktu itu, kita teriak-teriak fangirlingan. Hahahaha. Beda ya, suasananya waktu nonton sendiri, dibandingkan dengan nonton bareng-bareng :)

Terus… terus…

Pernah waktu itu, dengan dalih ingin mencari tempat yang bisa mendukung untuk pengerjaan tugas, serta membuat kami tetap fokus untuk mengerjakannya, maka kami memilih untuk mengerjakan tugas itu di food court salah satu ‘town square’ yang dekat dengan kampusku. Kalian ingin tahu hasilnya? Hahahaha. Progress kami hanya berjalan 5% saja, sisanya terdistract oleh makanan yang ada di food court tersebut. Hahahahaha. Parah.. Parah.. Tapi berkesan :3

Dan gara-gara kami terlalu santai *dan itu menjadi bahan evaluasi untuk kami kedepannya* akhir-akhir ini kami jadi pegiat “deadliner garis keras” hahahahaha. Sumpah, kami lebih banyak mengerjakan tugas H-berapa jam sebelum pengumpulan. Benar-benar berbahaya, dan tidak patut untuk dicontoh, tapi memang begitulah keadaannya. Memang sih, membuat kami sangat sangat kelelahan, tapi sekarang ketika mengingat itu semua, aku merasa bahwa itu menjadi satu kenangan yang berkesan ketika diingat. Tapi, ngomong-ngomong… Bener-bener parah ya? Bukan H-berapa hari, tapi H-berapa jam. Ahahahahaha.

Tugas-tugas yang diberikan oleh dosen pada semester III kemarin, benar-benar berkesan buatku. Observasi lagi… Observasi lagi. Hehehehe)

4. Membimbing Kelompok terkeren di ospek jurusan.

(Seperti yang sebelumnya aku tulis, aku jadi PK alias pendamping kelompok. Dan aku akan mendampingi kelompok 12 dari awal rangkaian sampai akhir rangkaian. Dari sejak bulan Oktober sampai November, aku mengenal teman-teman kelompok 12 yang SANGAT MENYENANGKAN. Dua bulan yang sangat berkesan buatku bersama mereka, mendampingi mereka setiap akhir pekan, dan banyak mendengar cerita dari mereka.

Aku banyak mengenal orang disini, yang awalnya tidak tahu menjadi tahu. Yang tadinya kurang akrab, jadi akrab. Aku mengira aku adalah tipikal orang yang benar-benar buruk dalam berkomunikasi, tapi setelah aku melihat diriku waktu itu, rasanya aku tidak terlalu buruk juga. Aku bisa melakukannya jika aku mau.

Kelompok 12 terdiri dari 10 orang dengan masing-masing karakteristik yang unik dan berbeda. Mereka berbeda dan menyenangkan. Aku menerima banyak hal dari mereka. Kuharap, ikatan kami tidak mudah luntur, dan kami akan mengingat satu sama lain sampai kapanpun. Kuharap. Semoga.

10 orang itu antara lain : Noviardi Saputra, Bramantiasto, Istoko Jati Pamungkas, Rahmatullah, Nurrahmi Gusniati, Tanti Kurnia, Nurmaylani, Seli Pardianti, Rifa Fauziyah, Fitri.

Mereka datang dengan latar belakang yang berbeda-beda, sifat yang berbeda, dan datang dengan hati yang baik kepadaku. Aku sungguh-sungguh merasa terharu ketika waktu itu di pertemuan pertama, ketika aku memperkenalkan diriku kepada mereka sebagai pendamping mereka untuk pertama kalinya, mereka begitu menyambutku dengan hangat. Dan juga mereka menampilkan senyum ramah mereka. Aku merasa dihargai saat itu, dan aku tidak menyangka bahwa reaksi mereka akan seperti itu… Maka sejak saat itu, aku merasa saat itu aku ingin mengenal mereka lebih baik lagi. Ingin tahu mereka, dan ingin berteman dengan mereka semua. Bukan sebagai seorang kakak kepada adik, atau seorang pendamping kelompok, tapi sebagai teman kepada temannya lagi :)

Dan sekarang, setelah rangkaian ospek jurusan berakhir, aku masih berteman dengan mereka semua :D

Sungguh, Tuhan benar-benar mempertemukan kami semua dengan cara yang menyenangkan, membuatku sangat berterima kasih kepadaNya karena Dia sudah mempertemukan aku dengan mereka. Terima kasih… Terima kasih Tuhan, Terima kasih kelompok dua belas …. ^^ )

5. Dapat kado dari teman-teman Kelompok 12 di acara “A Night To Remember”

(A Night To Remeber adalah acara terakhir dari rangkaian ospek jurusan di kampusku. Ceritanya, nanti di dalam acara tersebut, maba memberikan “A Box For You” nya kepada panitia pilihan mereka.

Sebenarnya aku tidak pernah berpikir sama sekali bahwa aku akan mendapatkan kado dari mereka, dan aku berpikir ‘apalah aku ini’ hahahaha. Aku berpikir, pasti maba akan memberikan kadonya buat panitia yang mereka sukai, dan aku bukanlah orang itu. Aku benar-benar jauh dari pikiran untuk mendapatkan kado dari para maba. Benar-benar tidak ada pikiran kesana.

Tapi, kalian tahu? Aku mendapatkan kado juga!
Dan perasaan ‘terkejut’ itu sejenis terkejut yang sangat menyenangkan :) Aku mendapatkan tujuh kado, yang aku dapatkan dari teman-teman yang kudampingi di kelompok 12. Aku… Aku… Sungguh-sungguh terharu :’)

Aku mendapatkan macam-macam pemberian dari mereka; makanan, buku catatan, bingkai foto, hadiah buatan sendiri, celengan, buku, dan lain-lain.

Sebenarnya dalam hati, aku bertanya-tanya, apakah aku pantas mendapatkan hal ini, karena sebenarnya aku merasa tidak pantas. Seberapa banyak yang sudah kuberi kepada teman-teman di kelompok 12 mungkin tidak ada apa-apanya. Aku juga merasa bahwa aku kurang bisa menjadi pendamping kelompok yang baik. Dan, kenapa aku harus merasa pantas dengan kado-kado yang mereka berikan?

Tapi sejauh mana-pun aku berpikir tentang hal itu, aku tidak akan pernah mengetahuinya. Biarkan itu menjadi sebuah rahasia :)

Dan, yang bisa aku lakukan adalah menerima hadiah dari mereka dengan sepenuh hati, dan menerima perasaan yang mereka berikan kepadaku dengan senang hati :) Aku tidak bisa tidak membalas kebaikan hati mereka, jadi aku ingin memberi mereka sesuatu juga. Dan aku memberikan kepada mereka masing-masing sebuah surat ‘tanda terima kasih’ dariku. Kuharap mereka berkenan dengan hal itu.

Aku juga memberikan mereka (teman-teman di kelompok 12) masing-masing sebuah gelang. Bukan gelang yang sangat mewah sih, gelang yang kupikir bagus dan lucu, yang kubeli waktu aku pergi ke pangandaran bersama Ibu bulan November lalu. Gelangnya sangat sederhana, dan aku sempat merasa kurang percaya diri untuk memberikan mereka hadiah tersebut, karena gelang ini tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan hadiah yang mereka berikan kepadaku. Tapi, pada akhirnya, aku berikan juga gelang tersebut kepada masing-masing dari mereka beserta surat yang aku tulis yang kumasukkan kedalam amplop surat.

Kuharap mereka berkenan dengan hadiah yang aku berikan untuk mereka. Mereka akan menjadi teman yang spesial di dalam ingatanku ^^)

6. Jadi pendamping kelompok lagi di diklatnya KGF

(Well, sepertinya aku sudah ketagihan atau mungkin cocok dengan divisi yang satu ini. Divisi pendamping kelompok, hehehe. Jadi, dalam diklat untuk calon anggota baru KGF dari tahun 2014, ada divisi pendamping kelompok juga. Nah, aku berpartner dengan Adi. Dan Kami mendampingi kelompok 1 dalam diklat KGF kali ini.

Teman-teman yang aku dampingi selama rangkaian diklat ini, ada 5 orang : Farha, Vina, Herzi, Tatang, dan Ihsan. Sayangnya, dua orang gugur karena tidak memenuhi persyaratan.

Seperti biasanya, aku sangat menyayangi teman-teman baruku yang satu ini. Sayang banget. Apalagi yang satu ini mau masuk ke KGF, tempat kesayanganku. Aku akan memastikan bahwa aku bisa menjadi pendamping kelompok yang baik bagi mereka semua.

Dan well, teman-teman kelompok satu benar-benar sangat ramah luar biasa. Apalagi Herzi, Vina, dan Farha. Aku seneng banget bisa ngobrol bareng mereka, ada beberapa kesamaan diantara kami, dan aku senang sekali bisa menjadi teman mengobrol bagi mereka :)

Sayang banget deh sama temen-temen kelompok satu ^^)

7. Pergi ke Museum Barli untuk pertama kalinya (bareng KGF)

(Dalam rangkaian diklat terakhir di KGF setelah malam puncak, ada malam akrab juga. Dan sepulang dari malam akrab, kami semua mampir ke museum Barli yang terletak di Bandung

Well. Sepertinya ini pertama kalinya aku mengunjungi sebuah museum. Dan sangat menyenangkan sekali berkunjung ke museum, apalagi bersama dengan KGF tersayang :) Semuanya terasa menyenangkan, dan luar biasa.

Tentunya museum barli-nya juga benar-benar keren.

Di museum barli, menyimpan banyak barang-barang antik, permainan zaman dulu, lukisan dari pak “Barli” nya sendiri. Eh, kalian kaget, ya? Barli itu nama orang lho. Aku juga kaget pada awalnya setelah aku mendapat penjelasan dari tour guide-nya hehehe. Yapp, lukisan dari pak Barli sungguh menakjubkan. Meskipun aku bukan orang seni, tapi aku bisa merasakan segenap perasaan yang dituangkan oleh Pak Barli kedalam setiap lukisannya.

Dan di museum Barli ini juga, menyimpan lukisan dari cucunya Pak Barli (seingatku sih, tour guide nya bilang seperti itu)

Aku merasa takjub, dan merasa tersanjung bisa berkunjung ke museum ini. Diberikan kesempatan untuk melihat banyak lukisan (dengan harga yang fantastis ternyata) benar-benar suatu pengalaman yang sangat luar biasa. Aku senang ^^

Dan, aku ingin mengucapkan terima kasih kepada KGF karena sudah memberikan pengalaman yang sangat luar biasa untukku ^^)

8. Dapat penghargaan “PK terbaik” versi KGF Unpad

(Ini nih yang paling mengejutkan. Bukan KGF namanya kalau ngga bikin surprise, dan segalanya yang menyenangkan. Hehehehe.

Di malam akrab, di salah satu villa yang terletak di dago pakar, ternyata ada sesi penyerahan penghargaan caang terbaik dan PK terbaik. Yang terpilih sebagai caang terbaik adalah temanku dari kelompok 1, Herzi Rahmatia Maulvi!! >.< Yaaay!! Senang sekali, dan rasanya bahagia sekali melihat Herzi menjadi anggota terbaik (Selamat ya Herzi :D )

Yah, kupikir Herzi sangat pantas mendapatkannya. Karena kulihat sendiri bahwa Herzi rajin datang ke rangkaian diklat, dan rajin mengerjakan weekly challenge yang diberikan oleh panitia diklat KGF. Selain itu, herzi juga baaiiiik. Aku seneng deh ngobrol sama dia, hihihi. Pokoknya aku sudah melihat kesungguhan Herzi untuk menjadi bagian dari keluarga KGF. Dan aku rasa Herzi memang pantas menerima penghargaan yang satu ini. Sekali lagi selamat buat Herzi!!

Dan, kupikir hanya selesai sampai sini saja. Tidak ada penghargaan lain, maksudnya.

Tapi ternyata, masih ada penghargaan lainnya!!! Dan itu adalah PK terbaik. Katanya, “dibalik caang terbaik, pastinya ada PK terbaik yang selalu mendampingi anggotanya caang-caangnya”

Well… Aku sangat sangat tidak menyangka ada penghargaan yang satu ini. Tapi, sama kasusnya *kasusnya?* seperti pada pemberian kado oleh maba di osjur, aku sama sekali tidak berpikiran akan mendapatkan penghargaan yang satu ini. Saat itu malah aku berpikir, “kira-kira siapa ya, yang mendapatkannya. Ah kayaknya si A deh, soalnya dia baik banget sama caang-nya. Mengayomi sekali.” Hahahahahaha. Tapi, aku tidak bisa memungkiri bahwa aku berharap (selama sepersekian detik) menjadi seseorang yang mendapatkan penghargaan itu. Sepertinya rasanya menyenangkan menerima penghargaan semacam itu. Aku ingin mendapatkannya, tapi rasanya mustahil juga sih. Hmm….

Tapi, Tuhan berkata lain.

Ternyata, akulah yang mendapatkan penghargaan itu!!! AKu! Aku! AKu yang seperti ini :”)

AKu benar-benar tidak menyangka bahwa aku adalah PK terbaik itu. Seorang aku! Hahahaha. Rasanya sangat menyenangkan bisa menjadi PK terbaik, rasanya seolah semua lelah, letih, usaha yang sudah kukeluarkan bukan sebuah masalah yang besar lagi. Semuanya setimpal. Aku sangat bahagia, terharu, sedih, dalam waktu yang bersamaan. Aku tidak menyangka KGF bisa berbuat sesuatu sepert ini terhadapku.

Tapi, sampai sekarang aku masih bertanya-tanya, kira-kira kenapa aku bisa menjadi PK terbaik, ya? Hmmm…

Apapun itu, aku bahagia! KGF selalu bisa membuatku merasa bahagia luar-dalam, hehehehe)

Sayang selalu buat KGF Unpad; Kelompok Grafis Fikom Unpad.

9. Pergi ke Kawah Putih di Ciwidey untuk pertama kalinya bareng temen-temen kelas; DIIP – C 2013

(Dan inilah salah satu momen yang paling berkesan. Pertama kalinya main bareng temen sekelas!! DIIP C – 2013, Departemen Ilmu Informasi dan Perpustakaan C 2013.

Sebenarnya sudah sangat lama sekali, teman-teman sekelas ingin merencanakan pergi ke suatu tempat bersama-sama, dan itu sudah di rencanakan sejak semester satu dan dua, entah kenapa itu sulit sekali untuk di realisasikan. Menyedihkan hiks.

Tapi, allhamdulillah… Pada minggu-minggu terakhir sebelum kami semua hendak pulang ke kampung halaman masing-masing, seorang pengagas datang, dan mewujudkan liburan bersama yang sudah ditunda-tunda sekaian lama ini. Namanya adalah………. Balqis Annisa Ramdhani! Uhuy!

Tujuan liburan kami pergi ke lokasi yang dekat-dekat saja, yang penting bisa pergi bersama-sama satu kelas. Jadilah, Balqis itu memutuskan untuk pergi ke Kawah Putih di Ciwidey, dan kami naik travel kesananya. Tapi ternyata kami tidak full team, hanya 19 orang saja di kelas yang ikut ke liburan ini. Agak mengecewakan sih, tapi tidak apa-apa yang penting jadi pergi liburannya :)

Dan itu memang sangat menyenangkan sekali! Satu hari itu aku merasa bisa lebih dekat lagi dengan mereka. Satu hari itu, rasa sayangku kepada kelas DIIP C menjadi lebih banyak, banyak, dan lebih banyak.

Sayangnya, liburan ini hanya satu hari saja. Kami berangkat pada jam 10 pagi, dan pulang sekitar jam 4 sore-an. Dan pulangnya dicegat hujan yang sangaaaaat besar. Yang waktu itu, di Bandungnya terjadi angin puting beliung, dan aku tidak bisa membayangkan Bandung terkena bencana seperti itu :( Kuharap kedepannya tidak seperti itu :(

Tapi ngomong-ngomong, waktu di Kawah Putih, kami banyak mengambil foto-foto, banyaaak sekali. Hehehe. Kenyang deh disana. Dan aku senang sekali bisa melihat Kawah Putih untuk pertama kalinya. Bersama dengan teman-teman sekelasku pula. Hehehe. Aku bersyukur ^^

Kuharap, kami bisa berpergian lagi ke banyak tempat lainnya bersama-sama. Suatu hari nanti :) Hehehe. Katanya sih, liburan selanjutnya pergi ke Pantai. Entah pantai yang manakah itu. Menurutku, kemanapun tidak apa, destinasi yang dimanapun tidak apa, yang penting adalah teman seperjalanannya, dan itu adalah teman sekelasku. DIIP C 2013 :D Sayang mereka semua. Kuharap rasa sayang ini tidak berkurang sedikitpun ^^)

10. Sepupuku menikah, dan pergi ke Kalimantan.

(ah… Ini adalah sesuatu yang menyedihkan namun dan membuatku merasa kehilangan juga. Tapi, dari lubuk hati yang paling dalam, aku juga merasa bahagia untuk sepupu kesayanganku.

pada tanggal 28 Desember 2014, aku merelakan sepupuku untuk menjadi istri dari seorang laki-laki yang berasal dari kalimantan. Katanya, setelah ini, sepupuku akan mengikuti suaminya pergi ke kalimantan, dan itu… Sangat jauh.

Pernikahan sepupuku berlangsung di sini, di Bojong Jati. Aku dirias untuk menjadi Pager Ayu. Dan aku menyaksikan sendiri pernikahan sepupuku, dari awal sampai akhir. Dari mulai akad nikah, sampai resepsinya selesai. Aku merasa bahagia sekaligus sedih, karena saat-saat itu mungkin akan menjadi kebersamaan yang terakhir. Tapi, aku mengetahui bahwa sepupuku masih akan berada di Bandung untuk merayakan malam tahun baru bersama.

Selamat atas pernikahannya :’) Aku turut senang, dan semoga sepupuku bisa membangun sebuah keluarga kecil yang hangat, sakinnah, mawaddah, warrahmah :)

Ah… Setiap kali mengingat ini, aku selalu merasa kehilangan sosok sepupuku itu :) Tapi jika sepupuku bahagia, aku juga akan merasa bahagia)

***

Yupp. Sekian. Itu adalah peristiwa yang berkesan, dan aku sudah merangkumnya menjadi 10 peristiwa menyenangkan yang kualami di semester III ini :)

Kuharap, kalian semua mengalami peristiwa yang menyenangkan juga bersama orang-orang disekeliling kalian.

Hidup ini benar-benar anugrah, dan banyak hal yang harus disyukuri, dan masih banyak hal lainnya yang menyenangkan, dan menanti untuk ditemukan oleh kita ^^

Selamat Tahun Baru! Selamat datang 2015 ^^

Salam hangat,
Nunuii

One thought on “Semua yang Terjadi di Semester Tiga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s