The Alexandria Link, dan Perpustakaan Alexandria | Jurnal Bulan Ramadhan Nur Rachminawati

Jurnal bulan Ramadhan Nur Rachminawati
Juni – Juli 2014

MINGGU PERTAMA

Tanggal 29 juni 2014, Minggu

Halo! Hari itu, adalah hari pertama berpuasa. Sebelumnya, hari Sabtu, aku dan keluargaku sudah melakukan shalat taraweh untuk pertama kalinya di Mesjid Agung Rancaekek, dengan imam ust. Fachrurozi.

Hari itu, tidak ada kegiatan yang sebenarnya cukup berarti menurut orang lain. Tapi, satu hal yang aku ingat adalah, aku berhasil menamatkan buku yang cukup tebal. Judulnya “The Alexandria Link” yang ditulis oleh Steve Berry. Formatnya novel, dan itulah bagian yang menyenangkannya.

Aku di buat ‘geregetan’ ketika buku itu hampir mencapai endingnya. Kadang, karena itu, aku sampai men-skip dulu beberapa halaman untuk melihat apa yang terjadi. Lalu, setelah tahu, aku kembali lagi, dan mulai membaca dari halaman sebelumnya.

Aku tak menyesal sudah membaca buku itu. Buku itu bagus, meskipun setengahnya aku kurang paham, karena ternyata buku itu terlalu berat untukku. Tapi setengahnya lagi, aku paham dengan apa yang terjadi di sana. Setelah selesai membaca buku itu, aku ingin berbagi bagian-bagian yang aku sukai dengan teman-temanku. Maka dari itu, pada sore harinya, aku menuliskan bagian-bagian yang sudah aku tandai di buku itu, aku tuliskan kembali di status FB milikku, dan aku bagikan. Cukup banyak yang aku tulis. Aku sampai membuat lima buah status di FB hari itu.

Aku ingat saat-saat aku membeli buku itu. Waktu itu, aku pergi ke toko buku, dan melihat bahwa salah satu penerbit sedang diskon cukup besar. Ada banyak buku-buku bagus dari penerbit itu, dan saat itulah mataku menangkap buku “The Alexandria Link”. Yang menarik perhatian itu, kurasa karena buku itu tebal. Kedua, karena buku itu berada di tumpukan buku paling atas.

Lalu, setelah itu, aku membaca sinopsisnya dengan sekilas, dan kuputuskan untuk membelinya. Tapi sebelum itu, aku ingin mengecek dulu review tentang buku ini di internet. Satu hal yang membuatku langsung memutuskan untuk membeli buku itu, adalah karena buku itu menyangkut tentang salah satu minatku; perpustakaan. Di sinopsisnya sempat di singgung tentang Perpustakaan Alexandria, dan kata itulah yang menarikku untuk membeli buku ini.

Aku pikir, “Wah, sebuah buku yang menceritakan tentang perpustakaan. Kayaknya keren!!” Seperti itu. Lagipula, aku ingin tahu lebih jauh tentang Perpustakaan Alexandria, dan kupikir mengetahui nya lewat buku ini, tidak buruk juga. Dan keputusanku untuk membeli buku itu semakin tangguh, setelah aku membaca review dari orang lain tentang buku ini di Internet.

Yah, aku sudah menemukan sebuah buku bagus dengan setengah harga hari itu.

Dan aku senang, karena setelah membaca buku itu, aku jadi tahu tentang beberapa hal walaupun sedikit, dan tidak terlalu paham dan menguasainya. Setidaknya, aku mendapatkan pengetahuan baru yang menarik dari buku “The Alexandria Link” ini.

Tapi untuk merekomendasikan buku itu, kepada orang tuaku, dan teman-temanku, rasanya sulit. Pertama, buku itu tebal. Kedua, buku itu punya jalan cerita yang cukup rumit. Yah, dan yang paling penting, mereka belum terlalu suka membaca buku dan novel seperti aku. Hehe.

Ohya, setelah membaca buku itu, aku merasa ingin tahu lebih jauh tentang Perpustakaan Alexandria. Dan aku akan mencari tahu. Segera. []

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s