Tentang Jurusan Ilmu Perpustakaan (Hakikat Ilmu Perpustakaan)

[ditulis pada tanggal 23 Februari 2013]

selamat siang!
semoga kalian semua ada dalam keadaan yang baik baik saja, dimanapun kalian berada ^^

pada kesempatan yang baik ini, tiba2 aku ingin menuliskan tentang sebuah materi yang aku dapatkan dari mata kuliah Pengantar Ilmu Informasi dan Perpustakaan semester yang lalu :)

walaupun keadaanku saat ini kurang baik, antara fisik dan mental, tapi aku tidak mau hal itu menggangguku.

aku ingin menulis! :)

– – –

inti keseluruhan ilmu perpustakaan, meliputi 4 hal di bawah ini :

1. To Collect (Mengumpulkan)

sebagai seorang ahli informasi atau pustakawan, kita akan sering berhadapan dengan kegiatan yang satu ini, yaitu mengumpulkan. apa yang di kumpulkan? Banyak!

kita mengumpulkan data, informasi, arsip, dokumen, dan lain lain yang kita butuhkan.

menurutku, proses mengumpulkan itu sendiri sangat menyenangkan. seperti yang dulu pernah aku lakukan, saat aku mencari segala informasi yang menyangkut DDC (dewey decimal classification untuk tugas akhirku di SMA) aku membuka dan membaca buku yang memuat informasi DDC didalamnya, aku browsing di web, mencari pdf-nya, mencari e-booknya, dan lain lain.

segala hal yang menyangkut tentang DDC aku cari dan aku simpan; mulai dari sejarahnya, perkembangannya, dan lain lain. bahkan aku juga mempelajari bagaimana cara penggunaannya, kelebihan dan kekurangannya dibandingkan sistem klasifikasi yang lain, dan harus aku akui, bagian mengumpulkan informasi ini adalah bagian yang paling menyenangkan! :D

dari proses mengumpulkan ini, kadang kita mendapatkan sesuatu yang sebelumnya tidak dikehendaki untuk di dapatkan. misalnya kita mendapat informasi lain yang bagus, pengetahuan baru, dan wawasan yang semakin bertambah karena banyaknya informasi, data yang sudah kita cari dan di kumpulkan :)

pokoknya menyenangkan sekali! :D

2. To Process (Mengolah)

apakah semua informasi dan data yang sudah kita kumpulkan akan di biarkan begitu saja? wah, kalau di cuekin, sayang sekali. akan sia-sia nantinya ;)

setelah kita mengumpulkan semua yang dibutuhkan, hal yang di lakukan adalah mengolahnya. mengolah semua informasi dan data2 itu menjadi sesuatu yang berguna dan bermanfaat.

dalam proses ini juga, kita bisa menyeleksi mana informasi yang dibutuhkan, dan mana yang tidak. mana informasi yang bisa lebih bermanfaat, dan mana informasi yang kurang bermanfaat :)

proses menyeleksi informasi ini juga menyenangkan! disana kita melibatkan pikiran dan perasaan kita (setidaknya itu yang aku rasakan)

kita memikirkan orang yang hendak menerima informasi ini, apakah kira2 informasi ini akan bermanfaat untuknya atau tidak yaa? apakah informasi ini akan memberikan kebaikan bagi yang membacanya? apakah informasi ini akan sepuluh kali lebih bagus daripada informasi yang itu?
seperti itulah kita melibatkan perasaan kita, semua ini demi kebaikan orang yang akan menerima informasi dari kita. kita sungguh2 memikirkan mana informasi yang bagus, dan mana yang tidak.

kita juga berpikir, bagaimana caranya agar kemasan informasi yang akan diberikan itu menjadi lebih menarik lagi. apa yang harus di lakukan, apa yang harus di tambahkan dan dikurangi agar informasi itu menjadi lebih ‘cantik’ ?

seperti membungkus kado untuk seseorang!! :D seperti itu ^^

hal seperti itu aku rasakan juga saat menyeleksi semua informasi yang aku dapatkan mengenai DDC. saking banyaknya, aku bingung untuk memilih mana yang akan aku olah untuk makalah tugas akhir ku. aku rasa semuanya bermanfaat untukku, tapi belum tentu untuk orang lain :’) maka dari itu, aku berpikir lagi untuk memilih informasi yang tepat untuk di tampilkan :) dan rasanya menyenangkan! ^^

3. To Distribute (Membagikan, Menyebarkan)

seperti yang sudah di sebutkan sebelumnya, informasi yang kita punya agar tidak menjadi sesuatu yang sia sia, ada baiknya di distribusikan.

ada juga informasi yang memang tujuan awalnya untuk di sebarkan kepada orang banyak, atau kepada masyarakat misalnya seperti berita di tv, atau dikoran :)

informasi yang sudah di olah, yang sudah di seleksi, kemudian akan disiapkan untuk di sebarkan atau di distribusikan kepada yang membutuhkan. bisa juga lebih spesifik, misalnya kepada orang, lembaga tertentu.

pada zaman globalisasi seperti ini, informasi menjadi lebih cepat di akses dan di terima orang banyak. kecanggihan teknologi, kecepatannya, membuat informasi menjadi lebih mudah basi.

maka dari itu, kita harus lebih cerdik dalam mengolah informasi agar tidak mudah basi ;)

4. To Preserving (Melestarikan)

karena pustakawan berkaitan langsung dengan bahan pustaka, maka salah satu tugas pustakawan adalah melestarikan suatu bahan pustaka yang dirasa penting, berharga, bersejarah, bernilai, dll. *apapun itu yang berkaitan dengan kata kata bagus wkwkwk*

tapi bukan hanya bahan pustaka yang harus di jaga. jika ada informasi yang di rasa penting (dalam media apapun) maka itu masuk kedalam daftar yang harus di jaga juga :)

misalkan bahan pustaka nya berupa fisik seperti kertas yang berisi nilai sejarah, maka kita akan mengawetkan bahan pustaka tersebut. keren kan?

rasa rasanya seperti kita menjaga sesuatu dari masa lalu atau masa ini, agar bisa di lihat, di pelajari, dan di hadiahkan untuk masa depan.

seperti mengemban tugas mulia kah? hehehe :)

terus terang aku belum pernah merasakan proses ini, jadi aku juga tidak tahu bagaimana rasanya. hehe. tapi aku juga penasaran. aku ingin mencoba belajar mengawetkan dokumen heheh ^^

– – –

yupp. empat hal itulah yang menjadi inti dari ilmu perpustakaan *itu yang aku katakan* dosenku menyebutnya sebagai ‘hakikat ilmu perpustakaan’ :)

mungkin pekerjaan pustakawan dan lulusan dari jurusan ilmu perpustakaan tidak akan jauh dari empat hal diatas :)

dalam bidang apapun, rasanya tidak akan lepas dari mengumpulkan, mengolah, mendistribusikan, dan melestarikan :) dengan keempat hal diatas, kalian bisa bekerja dimana saja. tidak terikat di perpustakaan. misalnya di law firm, atau di kantor pengacara, di makhamah hukum, perpustakaan sekolah internasional. kalian bisa menjadi information specialist, analis data intelejen, berada di information research center, atau subject specialist >.<

apa kalian tahu apa yang aku rasakan setelah menulis ini?

aku merasa bahagia!

rasanya menyenangkan bisa berbagi disini. aku harap tulisan ini bisa bermanfaat bagi kalian semua. terutama yang penasaran dengan jurusan ilmu perpustakaan ;)

– – –

tulisan ini dibuat berdasarkan mata kuliah ‘Pengantar Ilmu Informasi dan Perpustakaan’ jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Komunikasi, UNPAD Semester 1 :)

5 thoughts on “Tentang Jurusan Ilmu Perpustakaan (Hakikat Ilmu Perpustakaan)

  1. selamat siaang, aku sekarang kelas 12 sma rencananya sih pengen bgt masuk ilmu perpus unpad. tapi aku dari ipa kira2 bisa ga ya saya ngikutin materi2 pembelajarannya ? karena mayoritasnya anak ips terimakasiih :)

    1. Alohaa mira! Maafkan aku atas keterlambatan balasan ini :'( *malu*
      Wah… Seneng dengernya kamu berminat masuk ke jurusan ini ^^ Berkaca pada pengalamanku sendiri, yang notabene anak IPA juga, sejauh ini aku bisa mengikuti pelajarannya ^^ Tidak ada yang ‘sangat sulit’, sejauh ini bisa diikuti, dan dimengerti ^^ lagipula, aku memang punya ‘passion’ di jurusan ilmu perpustakaan ini, sehingga aku mengikuti materi2 nya dengan cukup bahagia ^^

  2. aku pngen bgt ni msk di jurusan ini di unpad .
    tp bedanya jurusan kearsipan sama perpustakaan ini apa ya? tolong jelaskan :-) bls di email aja ya :-) trmksih, ditunggu .. :-)

    1. hai, amel! maaf ya baru dibaca hari ini, jadi baru sempet di bales hari ini juga. maaaaaf ya >.<

      oke, aku jawab disini sama di email juga ya.

      ini sih baru menurut pendapat aku sendiri, karena terus terang aku juga kurang tahu banyak.
      kayaknya jurusan kearsipan, udah fokus ke kegiatan "pengarsipan" itu sendiri, dan itu berarti fokus belajarnya juga -mungkin- kepada "pengarsipan" lagi.

      nah… kalau di jurusan ilmu perpustakaan, "pengarsipan" adalah salah satu hal yang dipelajari oleh kita. bukan cuma 'pengarsipan' saja, tapi dengan banyak hal-hal lain. karena jurusan ilmu perpustakaan yang aku ambil ada di bawah naungan 'fakultas ilmu komunikasi', jadi kita juga belajar banyak hal juga tentang komunikasi. seperti itulah hehehe. nanti aku akan mencarikan jawaban yang lebih baik lagi untuk amel.

      dan… adakah teman-teman yang bisa membantu menjawab pertanyaan amel? :)

      p.s : semoga (sedikitnya) bisa membantu ya, amel :"")

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s