Tempat yang Terang Untuk Cahaya

Kini giliran aku yang harus berjuang sendiri, sebagai konsekuensi atas apa yang sudah aku lakukan.

aku harus menguatkan diri sendiri. apapun yang terjadi. aku harus seperti batu karang, yang tetap kuat walaupun di hempas oleh ombak besar. ya. aku harus seperti batu karang.

dan, bukannya aku sudah bertekad untuk menjadi pribadi yang baru di tahun ini? kenapa aku melupakannya?
aku harus perlahan lahan berubah. aku harus.

bukannya, tahun ini aku hidup dengan tujuan menebus kesalahan? aku sudah terlalu banyak berbuat kesalahan dan dosa. dan aku masih ingin menambah kesalahan? kenapa aku melupakan tujuan hidupku sendiri? kenapa?

terlalu banyak lupa
terlalu banyak malas
terlalu banyak takut..

sudah terlalu banyak perasaan negatif dalam hatiku.
dan sudah saatnya untuk membersihkan hatiku, untuk menjadi aku yang baru.

bisakah aku?

aku tak tahu bila tidak mencoba.
Semoga aku bisa..
sebelum aku terjatuh terlalu dalam kedalam jurang kegelapan.
bukannya aku ini ‘cahaya?’
kenapa cahaya berusaha menjerumuskan dirinya sendiri kepada kegelapan?
cahaya harusnya berada di tempat yang terang.
ya. tempat yang terang..
tempat yang terang, aku harus tinggal disana..

semoga Allah menunjukkan jalan kepadaku untuk menemukan tempat terang itu..
amien..

ingatlah, satu tujuan hidupmu nuii..
bahwa kamu hidup untuk menebus kesalahan..
sudah terlalu banyak kesalahan yang sudah kamu buat selama 16 tahun hidupmu.
hiduplah dg baik nuii..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s