Pada Akhirnya, Selamat Tinggal…

Aku tidak mengharapkan semua ini dari kamu

apa yang semua ini terjadi sekarang, sama sekali bukanlah sesuatu yang aku inginkan

perpisahan ini juga..

sejujurnya, masih terasa sangat sakit dalam hati ini ketika mengatakan aku ingin berpisah denganmu.

aku memikirkan yang terbaik untuk kita berdua, jika kau ingin mengetahuinya..

dan aku berpikir bahwa perpisahan ini, adalah sesuatu sebagai jalan akhir yang terbaik untuk kita berdua.

sama sekali tak pernah aku pikirkan, untuk mengakhiri semua ini bersamamu.
mengingat..
dahulu kala, ketika kita masih bersama, menjalani hari dengan penuh kebahagiaan, mengucap janji janji manis, bahwa kamu tidak akan pernah melepaskan aku..

ya, aku tahu..
semua itu terasa menyenangkan, nostalgik.

namun, itu hanyalah masa lalu. yang sekarang ada di hadapanku, dan di hadapan dirimu adalah masa sekarang.

kulihat pada kenyataannya bahwa kita tidak bisa mempertahankan apapun lagi dari hubungan kita saat ini.

tak ada yang harus dipertahankan lagi, jadi aku memutuskan untuk mengakhirinya..

aku masih memikirkanmu saat ini, terlebih lagi kenangan kenangan masa lalu tiba tiba teringat kembali dalam memoriku, membuatku merindukanmu untuk sesaat, dan membuatku menginginkan untuk kembali ke masa lalu itu, menjalani hari hari yang menyenangkan dulu.

apakah kamu sama sekali tidak memikirkan aku setelah perpisahan ini?

apakah kamu sama sekali tidak merindukan aku walau hanya untuk sesaat?

aku takkan bisa percaya jika kamu secepat itu melupakanku.. padahal buatku, melupakanmu adalah salah satu hal yang tersulit.

bahkan di saat kata perpisahan telah di ucapkan, aku masih saja mengingat dirimu..

ya.. kamu, dirimu yang pernah singgah di hatiku..

aku tahu, keberadaan dirimu berbeda dari yang sebelumnya ada dalam hatiku.
kamu mengajarkan aku banyak hal yang baru..
kamu memberikan aku banyak kenangan manis selama ini.
keberadaan dirimu memang berbeda, dan kamu adalah laki laki pertama yang membuatku menangis karena perasaan ‘suka’

ada begitu banyak hal yang kuingat selama ini, bersamamu.
wajar, karena kita sudah bersama selama ini.
sejak masa SMP dulu, hingga kita sudah menginjak masa SMA.

apakah kau mengingatnya? kebersamaan kita saat itu?
ya, aku mengingatnya, bahkan sampai detik ini..

aku masih mengingatmu, kau tahu?
ya, aku masih merindukanmu, apakah kau mengetahuinya..

namun, di sisi lain aku berharap.. semoga kamu selalu baik baik saja disana, dalam kehidupan yang menyenangkan, sehat selalu, dan berumur panjang yang barokah. Amien.
temukanlah seseorang yang terbaik untuk dirimu, karena aku tahu, kamu pantas mendapatkan yang terbaik untuk dirimu.

semoga perpisahan ini, memberikan kita suatu hikmah yang luar biasa untuk kita jadikan pelajaran dalam hidup kita.

terima kasih untuk segalanya yang telah kamu berikan padaku hingga saat ini.. tidak akan pernah aku lupakan semua itu..

kau.

akan selalu aku ingat, sebagai ‘laki laki yang pernah aku sukai’ dalam hidupku.

selamat tinggal..
terima kasih untuk semuanya dan segalanya..

– – –

November 2009 – Juni 2012
From : Gula

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s