Jeritan Hati di Kala Malam Tiba.

Tuhan..

Aku tak tahu apa yang harus aku lakukan,
pada tiap perasaan yang mengalir di relung hatiku..

Aku tak tahu, apa yang ku rasa..

Ketika tiba malam, ku merasa sendiri..

Angin malam, hembuskan penderitaan..

Dan penderitaan berubah jadi benci..

Aku tak mau jadi pembenci..

Aku bukan orang yang mudah membenci..

Harusnya aku membenci diriku..

Diriku yang gelap..

Ini memang aku, Tuhan lihat aku..

Apakah Kau merasa kecewa, padaku ini?

Apakah Kau akan menghukum aku..

Masukkan aku pada kegelapan, hingga aku menangis sendirian dan memohon ampun, pada segala khilaf dan dosa yang telah ku perbuat..

Jangan benci aku, jangan hiraukan diriku, jangan jauhi aku..

Aku tak bisa hidup tanpa kasih sayang-Mu…

Dan jangan biarkan aku sendiri lagi, aku tak mau sendiri..

Malam sudah tiba, aku hanya sendiri, di temani angin kesedihan dan kesepian,
tapi akhirnya aku tahu..

Bahwa aku tak sendiri lagi..

Engkau ada bersamaku..

Temani aku, lewati semua kegundahan dan kebencian dunia terhadapku..

Dan aku masih bisa terus berjalan..

Meniti dan mencari serpihan kasih sayang yang di beri hanya untukku, dengan hati yang ikhlas..

(taken from : sugar nunuii notes on Facebook)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s