Yang pergi, jauh dariku.

sudah lupakah kau akan keberadaanku?
Padahal aku sendiri disini masih menunggumu.

Sebegitu cepatkah kau lupa akan diriku?
Padahal aku selalu mengingat dirimu, selalu.

Kemana kau pergi?
Kau pergi jauh tinggalkan aku.
Keberadaanku perlahan mulai memudar di ingatanmu. Tapi aku tidak begitu.

Mengapa semudah itu?
Padahal aku masih menyayangimu.
Sejauh apapun jarak yang memisahkan ku denganmu, aku ingin selalu mengingat kamu. Dengan begitu. Keberadaanmu akan selalu berada di hatiku.

Tapi, kamu tidak seperti aku.
Kamu seperti hendak melupakanku.
Apa aku tidak pantas berada di sisimu?
Apa aku memang pantas untuk di lupakan?

Sebenarnya, aku merindukanmu tiap hari.
Setiap hari dimana kita selalu bertanya kabar, mengobrol dengan ceria, hal hal yang biasa kita lakukan di sekolah dulu. Dan sekarang semuanya berbeda.

Kamu pergi kemana?
Apakah kau akan pergi jauh?

Sejujurnya, aku menyayangi kamu, hingga detik ini.

Kau,
jangan pernah kecewakan aku.
Jangan salahkan aku jika aku seperti ini.
Karena yang membuatku seperti ini juga adalah KAU!

*sungguh, aku merindukan kita yang dulu.
Kini kau sibuk dengan duniamu sendiri, dan sepertinya aku menjadi orang terluar bagimu.*

to : seseorang yang masih menjadi semut bagiku.

6 thoughts on “Yang pergi, jauh dariku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s