cerita seorang gadis yang tak mendapatkan harapannya.

02 juni 2011

seorang gadis biasa menjalani kehidupannya yang normal.

tapi pada suatu hari, gadis itu berharap ada ‘suatu hal’ yang akan mengubah
kehidupannya yaang normal.

‘suatu hal’ yang gadis itu tahu, mungkin akan terasa mustahil bagi kehidupannya.

tapi, gadis itu berfikir,
dia bukanlah Tuhan.
keputusan bukan berada di tangannya.

siapa tahu peristiwa itu akan benar benar datang pada kehidupannya.

gadis itu berharap banyak pada ‘suatu hal’ itu.

suatu hal yang akan mengubah kehidupannya yang normal.

dia terus menunggu dan menunggu.

terus berharap dan berharap, dan memanjatkan doa.
berharap Tuhan akan mengabulkan doanya.
berharap kepada Tuhan, supaya hidupnya kan berubah, dan mendapatkan ‘suatu hal’ yang akan
mengubah hidupnya itu.

tapi suatu hari, di rumah gadis itu,
gadis itu melihat matahari terbenam.

melihat matahari terbenam, dia merasa ada sesuatu yang tergetar di dalam hatinya,
dan bahkan tubuhnya, dan gadis itu tidak mengerti sama sekali.

tiba tiba air mata jatuh menuruni pipi gadis itu.

gadis itu tidak menyadari bahwa dia menangis.
tapi dia menyadarinya juga, bahwa dia memang menangis.

gadis itu rupanya menyadari satu hal.

kehidupan normal akan tetap normal.

takkan ada yang berubah di dalam hidupnya meski ia terus berharap dan berdoa.

hidupnya takkan berubah.

‘suatu hal’ yang sangat di harapkan gadis itu takkan datang.
takkan pernah datang.

si gadis tahu, harusnya dia tidak perlu berharap terlalu banyak pada ‘suatu hal’ yang
sangat di harapkannya itu.

karena dari awal, ‘suatu hal’ itu mustahil bagi dirinya dan kehidupannya.

si gadis merasa kalah.
dia tak mendapatkan apa yang di inginkannya.
‘suatu hal’ yang sangat dia nantikan, takkan pernah datang.

si gadis merasa sangat menyesal karena telah berharap terlalu banyak,
hingga ketika dia tidak mendapatkan apapun yang di harapkannya,
dia hanya mendapatkan sebuah perasaan kesakitan dan kekecewaan dalam dirinya.

samapi detik ini, si gadis masih berharap,
bahwa akan ada keajaiban yang akan menjemput ‘suatu hal’ yang amat sangat di harapkannya.

bahwa ‘suatu hal’ itu akan datang kepadanya.

mengubah kehidupannya yang normal.

meskipun gadis itu tahu, itu semua masih terasa mustahil bagi dirinya juga kehidupannya.

tapi gadis itu akan tetap menunggu.

gadis itu akan terus berharap dan berdoa kepada Tuhannya.

agar suatu hari nanti, ‘suatu hal’ itu akan mengunjungi hidupnya.

karena gadis itu tahu, Tuhannya masih menyayangi dia.
bahwa dia masih di beri kesempatan untuk mendapatkan ‘suatu hal’ tersebut.

meskipun gadis itu tak tahu kapan datangnya ‘suatu hal’ itu.

yang dia tahu,
dia hanya perlu untuk tidak berputus asa terhadap ‘suatu hal’ nya itu.

karena Tuhan ada bersamanya.

gadis itu tersenyum memandang hari ini dengan senyum penuh harapan.

dan, gadis itu menyadari satu hal lagi.

bahwa,
gadis itu adalah AKU.

– – –

*aku ngga akan pernah mengerti, mengapa ketika aku melihat matahari terbenam itu, aku merasakan seluruh tubuhku bergetar. aku merasa aku telah kalah dalam mendapatkan ‘suatu hal’ itu. matahari terbenam itu sudah meruntuhkan semua harapan dan asa yang telah aku bangun untuk ‘suatu hal’ itu. matahari terbenam itu ngga akan aku lupakan, karena itu sudah meluluhkan hatiku. matahari itu mengerti apa yang aku rasakan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s