Satu pengorbanan atas kerinduan.

Tuhan, betapa semua ini menyiksa batinku.
Kenapa harus ada ujian seperti ini? Adakah seseorang yang merasakan hal yg sma dg aku?
Tuhan, biarkan semua orang tahu. Bahwa aku sangat merindukan dia. Waktu dan tempat yg memisahkan aku dan dia sementara ini membuatku sedikit khawatir.
Aku tak terbiasa jika jauh darinya, aku biasa mendengar dia mengucap sapaan pagi padaku, dan menyebut namaku dg ceria.. Aku merasa kehilangan itu, padhal itu hanya sementara saja kan? Tuhan, apa yang harus aku lakukan dg perasaan ini? Aku bingung. Apakah dia merasakan hal yg sama denganku? Bahwa dia juga sama merindukan aku? Aku merindukan dia ya allah.. :-(
Harus kulabuhkan pada siapa lg perasaan ini? Aku hanya bisa bercerita padaMu ya allah..
Malam selalu menyiksaku dg kerinduan tiada akhir ini, aku hanya menatap kosong tak punya tujuan, yang kupikirkan hanya satu, bagaimana supaya aku dapat melabuhkan kerinduan ini pada dirinya. Malam yang kurasa memang kejam. Selalu membuat batin merana dan tersiksa. Tapi aku tak peduli, perih ini dalam batin karena kerinduan kubiarkan terus, karena ini bukti bahwa aku sangat menyayangi dirinya..
Biarlah malam terus menyayat batinku dg kerinduan sendirian tanpa seorang yang menemani. Aku bisa bertahan, sampai dia tahu bahwa aku disini selalu merindukan dirinya, selalu merindukan dia, sampai kapanpun.. Aku mau menahan sakit karena kerinduan ini demi dirinya seorang, demi gagakku!

.selamat menempuh ujian sekolah nunuii.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s