Menulis sebuah perasaan.

Aku punya kebiasaan aneh.
Aku suka menulis apa yang dirasakan teman2ku.
Aku pikir mereka memiliki cerita yang bener2 komplikasi.
Memiliki perasaan yg berbeda beda dan masalah yang berbeda beda. Dan aku bisa memahami apa yang mereka rasakan.
Entahlah, didalam masalah mereka, aku pikir aku bisa membuatnya sbg curahan hati agar semua orang tahu apa yang mereka rasakan. Makanya, aku selalu menulis apa apa yang di rasakan oleh sahabatku kan?
Karena, pada dasarnya, apa yang mereka rasakan, pernah kurasakan sendiri, sehingga aku dapat memahami mereka. *ini sebuah kekurangan atau kelebihan ya?

Sebelum aku ngepost cerita mereka di blogku, aku meminta ijin dari mereka, bahwa aku membuat cerita dari cerita mereka.
Aku pikir orang lain boleh tahu apa yang kita rasakan, mungkin saja orang lain itu dapat berempati pada kita, merasakan hal yang sama dg kita, dan memberikan pemecahan bgi masalah kita. Itu baik kan?

Makanya, teman2 jangan heran kalau aku menulis perasaan mereka, aku mewakili perasaan mereka dalam tulisan itu, dan brharap orang orang dapat mengerti apa yang mereka rasakan.. :-D

#happyending.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s