Cinta tak berbalas.

Pagi yang cerah, ku membuka kenyataan yang telah tertutupi oleh pekatnya cinta yang membutakan..

Aku merasa tersadar bahwa aku adalah salah satu dari banyak orang yang telah terjebak cinta palsu dari dirimu. Aku pikir kamu baik! Kau tahu, aku mulai mempercayaimu, aku mulai peduli padamu! Di saat kamu hendak menangkap ku, kamu berpaling lagi padanya. Padanya! Betapa sakitnya hati ini. Aku juga bodoh karena aku mempercayaimu. Harusnya dari awal aku tak usah mengenalmu saja! Pertemuan pertama kita membawaku seperti ini. Pertemuan pertama, sudah kuletakkan perasaanku padamu. Tapi aku tak menyangka jadinya akan seperti ini, akan sesulit ini!
Aku tak mengerti dengan perasaanmu. Terkadang aku merasa kamu menyukaiku, tapi tak lama kemudian, kamu berpaling lagi pada perempuan lain! Aku tak bisa mengerti! Perasaanmu hanyalah sebuah teka teki bagi hatiku. Hatimu sebenarnya untuk siapa? Dia atau aku? Tolong jangan siksa hatiku untuk pertanyaan seperti itu. Ku ingin kamu mengerti bahwa aku ingin mendapat perhatian lebih darimu.. Apa kamu tak bisa merasakan perasaanku ini? Kau adalah penjahat.

Mungkin akan tiba saatnya semua ini kan terungkap. Dimana kau akan mengakui pemilik hatimu, dan aku akan mengungkapkan hatiku ini.

Setidaknya, perasaan ini akan tetap ku sembunyikan untuk menjaga perasaan orang orang yang menyayangi dirimu. Sampai saatnya tiba, mungkin aku bisa bersabar..

Aku berharap ini bukan sebuah perasaan terlarang antara aku pada dirinya.

Tapi detik ini kuputuskan, aku takan pernah mengenali mu lagi. Aku ingin membencimu!! Kau hanya membuatku berharap akan perasaan yang kutahu takan pernah kau beri untukku! Semuanya sia sia. Menyukai dirimu hanyalah sesuatu yang tak berguna! Aku menyesal sempat mengharap hatimu padaku. Sangat menyesal! Aku merasa di khianati, kau tahu? Aku takkan pernah jatuh dalam perangkap cintamu yang menyakitkan itu. Semuanya percuma! Aku benci menyukaimu, karena sudah ku tahu, perasaan ini takkan berbalas sampai kapanpun.. Takkan pernah kau lihat, karena perasaanku selalu ku sembunyikan didepan hatimu. Semuanya terbuang sia sia.

Aku tahu, cinta ku takkan berbalas padamu.
Mengharapkan cintamu, hanyalah impian kosong untuk mimpi cintaku.

-Hika’s feeling.

@hika, sabar temanku tersayang. Semuanya akan baik2 saja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s