Sebuah permohonan maaf.

Ku tulis ini dengan penuh perasaan sayang kepadamu..

Sahabatku, aku sudah menganggap dirimu sahabat, tak pernah sekalipun dirimu mengecewakan persahabatan diantara kita.. Kita saling melengkapi bukan? Dan kita sudah bersahabat sejak lama kan?

Sahabatku, aku telah membuat satu kesalahan fatal, yang akan membuatmu membenci diriku, hingga akhirnya kamu akan memutuskan persahabatan diantara kita, dan aku takut jika pada akhirnya kamu membenciku..

Kesalahan itu terus membayangi hidupku, membuatku merasa bersalah kepadamu.. Apa yang harusnya kutulis bukan untuk menyakiti hatimu..
Aku benar benar tak tahu, apa yang kulakukan ini salah atau benar, aku tak tahu..
Aku tahu, kamu takkan pernah memaafkan aku.. Kesalahan ini begitu mengerikan untukmu, dan begitu menyakitkan. Maafkan sahabatmu ini yang sudah berbuat khilaf..
Aku tak menyangka jadinya akan seperti ini..

Sahabatku,
di sini,
aku meminta maaf dg sepenuh hati, aku tak mau merusak persahabatan diantara kita.. Persahabatan rahasia kita.. Terlalu berharga untuk rusak begitu saja. Tapi aku juga tahu, kamu takan semudah itu memaafkan aku. Amarah itu sudah terlanjur mengalir disetiap detak jantungmu. Aku sudah mengkhianati persahabatan kita.. Apa yang harus aku lakukan, supaya kamu tahu dan percaya, bahwa aku benar2 menyesal karena sudah berbuat seperti itu.. Sungguh perasaan menyesal ini tak dapat ku gambarkan seperti apa..

Aku minta maaf sahabat, karena sudah mengkhianati kamu, sudah menyakiti hatimu, dan sudah merusak persahabatan kita.
Mungkin kamu terlanjur marah kepadaku. Iya kan? Maaf sahabat.. Aku tak tahu harus berbuat apa agar kamu percaya padaku, bahwa aku sungguh sungguh MENYESAL!! Kumohon maafkan aku sahabatku..
Tingkah lakuku kemarin benar2 sudah keterlaluan, dan itu sudah membuatmu kecewa, dan marah padaku. Aku tahu, karena tingkah lakuku, aku tak pantas menjadi sahabatmu lagi..

Jika kamu sudah terlanjur marah kepadaku, itu tak apa, itu sudah menjadi hakmu, dan sudah sepantasnya kamu marah kepadaku sahabatku.. Sampai kamu membenci aku dan melepaskan persahabatan antara kita pun, itu tak apa! Karena aku tak bisa menghalangi apa yang menjadi keputusanmu..
Tapi tolonglah ingat beberapa kalimat dariku, bahwa aku sungguh2 menyesal.. Tak ada niatan untuk menyakitimu karena semua tingkah ku yang buruk.. Maafkan aku sahabat, kumohon..

Aku tahu, aku tak berhak memanggil diriku sbg ‘sahabat’ untukmu, karena aku tak pantas untuk menyandangnya, sahabat takan pernah melukai dan menyakiti bukan?

Maafkan aku sahabatku.. Aku sungguh2 menyesal. Kumohon jangan benci diriku. :-(

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s