Mungkin kamu tak pernah tahu bagaimana perasaan yang ku simpan dalam dalam ini hanya untukmu seorang.
Aku sempat menyukaimu.
Kamu baik dan selalu mencurahkan semua perhatianmu untukku.
Tetapi, kini semuanya sudah berbeda, aku membencimu!
Aku harus membencimu, agar perasaan ini dapat terbunuh!
Aku tak mau menyukaimu lagi. Kau berbohong padaku.
Kau! Kau hanya membohongi dan mempermainkan perasaanku!
AKU MEMBENCIMU!

Aku sempat terbuai oleh semua perhatian yang kau tujukan padaku.
Kau memang lelaki yang baik, dan aku sempat menyukaimu.
Tapi sungguh, sekarang aku menyesal karena sempat menyukaimu.
Aku tak percaya, bahwa kebaikanmu hanyalah omong kosong belaka!
Kau beri aku harapan kosong, membuatku mengharapkan sedikit cinta darimu.
Pada akhirnya, kau memilih orang lain untuk menerima cintamu, bukan aku!
Aku kecewa!
Kau mempermainkan semua tanda tanda cinta yang kuberi untukmu!
Lalu, maksud kebaikan dulu yang pernah kau beri untukku apa?
Kenapa kamu tega berikan harapan kosong?
Apa maksud kamu melakukan semua ini padaku?
Kalau aku tahu, akan begini jadinya, aku tak sudi mengenalmu untuk ketiga kalinya!
Aku,
membencimu!

:teruntuk sahabat yang pernah kusukai. Aku menyesal sempat akrab dengannya.

Advertisements