Ini tentang perasaanku.
Tentang cintaku padanya.
Antara aku dan semutku.
Aku benar2 beruntung menyukai dia!
Aku benar2 bersyukur telah mengenal dia!
Aku benar2 senang bertemu dg dia!
Semut, adalah orang pertama yang membuatku sangat sangat sangat menyukai seseorang sampai seperti ini. Aku senang bersama dia.
Dia selalu hadir di tiap pagiku, dan menyapa “nunuii”, kalau ngga “gulaaaku..” dia juga hadir saat sore hari, dengan senyumnya.
Dan, dia membiarkan aku mendengar suaranya di malam hari.
Itulah semutku.
Setiap hari, perasaanku selalu berubah. Aku selalu menyukainya dan menyayanginya. Bagaimanapun juga, aku ingin menjaga perasaan ini agar selalu ada. Aku benar2 menyukai semutku! Satu2nya semut yang paling kusayangi… Biarkan aku berdoa untuk semutku,

ya allah, semoga semut selalu diberi kebahagiaan dari-Mu. Jangan biarkan aku sekalipun melihat wajah semut yang sedih, marah, dan putus asa. Sayangi dia ya allah.. Amien..

Aku senang dg kehadiran semut di hidupku.
Hidupku perlahan lahan berubah, seperti ada sesuatu yang mengubahnya. Mungkinkah karena semutku? Mungkin saja..
Hei semut, biarkan aku berada di sisi mu sampai saatnya tiba..

05.00 a.m.
Aku merindukanmu.

Advertisements