Ketika gula yang ditinggalkan sementara.

Untuk sementara waktu aku ditinggalkan.
Sebetulnya, kalau boleh jujur aku merasa sedih. Biasanya ditemenin, sekarang ditinggalin. Aku kan belum beradaptasi.
Haah.. Aku hanya bisa bersabar dan menunggu.
Satu hal yang bisa aku lakukan adalah MEMPERCAYAINYA, dg begini hatiku bisa tenang. Hehe.. Harus mempercayainya kalau dia tidak akan meninggalkan diriku.

Hem hem..
Akan ku coba menunggu dan mempercayainya dg diriku yang baru.

Bisakah aku menunggunya?
Bisakah aku mempercayainya?
Iya, ku yakin aku bisa. :-)

Menunggu ngga seburuk yang kubayangkan. Karena saat menunggu kurasakan perasaan yang berbeda, yang belum pernah kurasakan sebelumnya. Hehe, sebenarnya perasaan itu agak ganjil, tapi ngga apa. Jadi hatiku telah melalui berbagai macam perasaan yang berbeda beda. Hehe..

Menunggu dan mempercayaimu..
Aku harap kamu tahu itu yang sedang aku lakukan..
Dan aku juga brharap, kelak kamu tidak akan mengecewakanku.

05.05 p.m.
Ketika semut pergi meninggalkan gulanya sendirian. Tetapi yang paling menakjubkan, gulanya bersabar dan mempercayai bahwa semut itu kan kembali padanya. :) *nice story!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s