Ilham di hari rabu. Aku dan diriku.

Akhir2 ini, ku merasakan tidak ada gairah untuk menjalani hidup ini. Aku lelah menjalani hidup ini.
Aku pikir aku tidak sanggup menjalani hidup ini. Karena bagiku, kehidupan ini terlalu berat untuk seorang aku yang rapuh. Aku lelah! Aku capek!
Semuanya terasa kosong lagi. Semuanya hampa. Semuanya hitam dan putih. Tidak ada yang menarik dihidupku. Tidak ada yang lebih di hidupku. Cukup hitam putih. Hitam dan putih.

Kehidupanku disekolah.. Sangat melelahkan. Sangat membosankan. Sangat tidak menarik. Mungkin, entah kapan tapi pasti, suatu saat aku akan membenci kehidupanku disekolah, dan itu ku yakin pasti terjadi.

Kehidupan terasa menyakitkan, terutama di sekolah. Aku menjalani sesuatu yang tak ingin aku jalani. Terus terang itu sangat melelahkan. Dan ada beberapa hal yang ku rasa di sekolah adalah suatu hal yang benar2 menyakitkan.

Aku memang dapat bertahan dalam beberapa hal di dalam kehidupanku di sekolah. Aku kuatkan diriku untuk bertahan. Tetapi, untuk satu hal yang kurasakan sekarang, aku tidak kuat dan sanggup menghadapinya. Ini terlalu berat, terlalu melelahkan, terlalu menyakitkan, terlalu jahat, juga terlalu kejam.
Karena satu hal ini, aku merasa lelah menjalani hidup ini. Aku ingin segera mengakhiri hidup ini. Siapa yang peduli jika aku berakhir secepat ini?

Tapi, aku temukan satu jawaban..
Yang membuatku berfikir dua kali untuk tidak mengakhiri hidupku secepat itu.

“Semua kesalahan ada padaku.” Itulah sebabnya yang paling benar.

Hidup ini terlalu bosan, karena aku menjalaninya dg kebosanan. Hidup ini terlalu melelahkan, karena aku menjalaninya tanpa gairah sama sekali.
Hidup ini hanya hitam dan putih, karena aku tidak melihat warna2 lain dalam hidupku.
Hidup ini hanya bisa menorehkan luka besar di hati, karena aku selalu berpikir bahwa kehidupan yang aku jalani selalu penuh dg kesakitan. Hidup ini juga terlalu berat, karena aku selalu berpikir berat. Dan, satu hal yang paling kuketahui,

Hidup ini terlalu menyakitkan, karena AKU TERLALU RAPUH UNTUK MENJALANINYA. Aku bukan manusia yang kuat seperti raja. Aku bukan manusia sekuat tank baja. Aku manusia serapuh kapas!

Semua salah ada padaku. Aku baru menyadari semua itu. Ada yang salah dengan pola pikirku. Pola pikirku berbeda dg orang di sekitarku. Pikiranku selalu mengatakan bahwa hidup ini terlalu berat untuk ku jalani, sehingga aku pun menjalani hidup ini tanpa gairah.

Pikiranku menutupi seluruh akal sehat yang kumiliki. Sehingga, aku seperti orang gila. Pikiranku, pikiranku, pikiranku, penuh dg hal2 negatif. Yang kupikirkan bukanlah sisi positif dari hidup ini, tapi sisi negatif yang sebenarnya tidak ada dalam hidup ini. Sisi negatif hidup ini muncul dari pikiranku, dari alam bawah sadarku, sehingga dari mataku terlihat bahwa hidup ini terlalu berat, melelahkan, dan menyakitkan.

“Ada yang salah dengan jalan pikiranku”

Kenapa aku tidak berpikir bahwa hidup ini layak untuk dijalani? Sebenarnya, hidup ini indah. Hidup ini penuh kebahagiaan, pasti ada hal2 baru yang datang mengunjungi kita. Di dalam hidup ini, ada masalah yang membuat kita lebih dewasa. Di dalam hidup ini, kita di anugerahkan sebuah cinta yang rasanya ajaib, yang membuat kita menangis, tertawa, bahagia. Hidup ini bukan warna hitam dan putih saja, ada warna2 lain yang terselubung. Hidup ini penuh dg tawa! Hidup ini layak untuk dijalani. Semua itu menjadikan kita bersyukur terhadap hidup yang kita jalani. Bersyukur karena kita telah berhasil melihat sisi lain dari kehidupan ini.

Aku tidak akan pernah lagi membiarkan pikiranku berkata kepada hatiku bahwa hidup ini terlalu berat untuk ku jalani. Pikiranku harus berkata kepada hatiku, bahwa inilah suka duka dalam kehidupan. Jika kita menyikapinya dg positif, maka duka dalam kehidupan ini akan menjadi sebuah energi kebahagiaan! Jadi, hidup ini semuanya adalah kebahagiaan!

Allhamdulillah, aku berhasil menyembuhkan diriku sendiri. Semua ini karena ada Allah di sampingku, memberi aku jalan keluar untuk melihat sisi lain dr hidup, dan membukakan jalan keluar bagi pikiranku.
Sebenarnya, aku sekarang sedang tersenyum! Aku bangga dan bahagia pada diriku sendiri, bahwa aku bisa bangkit lagi dg kekuatanku sendiri. Aku berhasil menyembuhkan diriku sendiri! Aku bangga pada nur rachminawati, diriku!

Aku harap, masalah2 yang kuhadapi akan membawaku kepada kekuatan untuk menjalani hidup untuk masa yang akan datang! Membawaku kepada kedewasaan. Amien!

Satu hal yang dapat aku buktikan sendiri, satu hal amanat yang ingin ku sampaikan, adalah..
“Jalan pikiran alam bawah sadar kita menentukan bagaimana cara kita memandang hidup di dunia ini”

08.45 a.m.
17 november 2010, rabu.
Sekarang, sinar mentari pagi sedan menyorot diriku. Aku merasa seperti ada rahmat yang datang menghampiriku. Aku juga merasa aku dimaafkan.
Allhamdulillah.. Aku lega! Aku katakan sekali lagi padaku, bahwa “Hidup ini layak untuk kujalani! Dan hidup ini adalah kebahagiaan!”

sugar nunuii (nur rachminawati)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s