Bolehkah aku bertanya satu hal padamu?

Bagaimana perasaanmu terhadapku?
Apakah kau telah membenciku?

Lalu.. Apa arti keberadaan diriku untukmu? Apa kosong? Apa hadirku tak memberi kesan dalam hidupmu?

Pertanyaan untukku sendiri :
apa aku masih harus peduli padamu?

Kurasa, jawabannya tidak.
Kuberi satu alasan, mengapa aku tidak peduli padamu. Karena, kamu tidak suka! Aku pikir, kamu tidak menyukai ketika seseorang hendak peduli padamu.

Apa kau juga tidak mengijinkan aku untuk sedikit peduli saja padamu?

Aku memang terlalu sakit untuk disembuhkan! Bahkan oleh teman2ku pun, mereka tak bisa menyembuhkan aku. Kata2 darimu itu terus terngiang ngiang. Membuatku berpikir, bahwa selama ini KEBERADAANKU TAK ADA ARTINYA bagimu.

Apa iya seperti itu? Bahwa selama ini, aku tak ada artinya?

Jika jawabanmu memang iya, itu sangat menyakitkan sekali.
Kalau sudah begitu, lebih baik dari awal kita tak usah saja bertemu!

Apa yang harus aku lakukan, agar aku bisa memaafkanmu? Melupakan semua kata2mu, dan menghapus semua kenangan buruk ini?

Apa yang harus aku lakukan, agar kita dapat berbaikan lagi?

Aku tak mau kita bertengkar lagi. Rupanya bertengkar itu melelahkan. Selain melelahkan juga, hik, menguras hati.

Aku menyukaimu.
Aku menyayangimu.

Apa yang harus aku lakukan agar kau mengetahui perasaanku?

Aku merindukanmu selalu..
Maafkan segala khilafku. Karena aku manusia biasa, yang selalu berbuat salah.. Maafkan aku..

Maukah kau menerimaku? Sebagai orang yang kau sukai lagi. Dan memaafkan segala kesalahanku?

Aku,
hanya ingin dimiliki olehmu seorang.
Kau yang berharga buatku.

Maafkan aku.. Maaf!
Maaf! Dan aku sangat menyesal..

Aku, menyukaimu!

Advertisements