Menantimu, menunggumu.

Kau tak pernah menyadari perasaan ini.

Bagaimana kau akan menyadari hal ini? Karena kau pun tak pernah memperhatikan aku..

Aku sedih karena kau mengabaikanku.

Aku juga pernah mengabaikanmu, tapi itu dulu, dan aku sangat menyesalinya, dan aku tak mau mengulanginya lagi.

Aku sedang menanti
aku sedang menunggu
tetapi kamu tak pernah menghampiriku.

Sebenarnya kamu pergi kemana?
Kamu membuatku cemas.
Apa kamu akan terus memaksaku untuk berubah, karenamu?

Aku menantikanmu begitu lama, tapi kau melupakanku begitu saja.. Sakit hati ini.
Apa yang bisa kau berikan dan kau lakukan untukku?
Sementara aku, memberikan semua yg aku bisa dan aku lakukan untukmu.

Aku hanya ingin kamu tahu..

Penantianku padamu sangatlah lama.. Begitu panjang.. Tapi aku tak pernah menyesalinya..

Karena aku menyukaimu
karena aku menyayangimu
karena aku begitu mempercayaimu.

Tak apa bagiku untuk menunggu perasaanmu yg akan aku sambut dg hangat..

Walaupun itu lama..
Dan entah kapan..

Menunggumu, dalam malam.
Minggu, 10.10.2010 malam.
Kupersembahkan hanya untukmu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s