Light & Life

When 'The Light' walking in Life

Pada Dirinya, Aku Kembali — 11/02/2017

Pada Dirinya, Aku Kembali

Aku tidak sabar bertemu dengannya; dengan dia yang sudah lama aku sembunyikan.
Setengah mati aku menyembunyikannya dari dunia; aku tidak ingin mengakui keberadaannya.
Kerap kali aku berbohong jika itu menyangkut tentang dirinya.
Aku berpura-pura dirinya tidak ada.
Aku sama sekali tidak pernah melihat dirinya.
Aku tidak tahu apapun soal dirinya.
Puncaknya adalah saat aku mengurung dirinya; jauh dari diriku.
Setelah itu, aku melanjutkan hidup.
Aku yakin aku bisa hidup tanpa dirinya.
Aku tidak tahu bahwa… Continue reading

Sucker for Pain — 07/02/2017
[Lirik Lagu] Senandung Jatuh Cinta – Ebiet G. Ade —

[Lirik Lagu] Senandung Jatuh Cinta – Ebiet G. Ade

Rambutmu yang hitam panjang jatuh di bahu
Kadang luruh di ujung dagu bila engkau tertunduk
Jemari tanganmu lentik lembut memainkan gitar
Nampaknya rembulan pun terkesima

Lewat satu lagu tak usai kau nyanyikan
Perlahan kau tengadahkan wajah sibakkan rambutmu
Matamu tajam berbinar tembusi kegelapan malam
Burung gagak pun jadi enggan terbang

Sedetik ‘ku tertegun dalam kesendirian
Gelap kelam membentang di depan mata
Burung-burung pipit, terbanglah menjauh
Kabarkan pada awan cerita ini:
“Aku lagi jatuh cinta
pada gadis kecil yang memainkan gitar,
pada gadis kecil yang memainkan gitar.”

Ombak di laut, perdu di belantara
Kadang mampu menyatu dalam satu lagu
Begitu pun yang kuharap, dapat mempersempit jarak
sikapku dan sifat kekanakanmu

Sedetik ‘ku tertegun dalam kesendirian
Gelap kelam membentang di depan mata
Burung-burung pipit, terbanglah menjauh
Kabarkan pada awan cerita ini:
“Aku lagi jatuh cinta
pada gadis kecil yang memainkan gitar,
pada gadis kecil yang memainkan gitar.”

Sumber : http://www.wowkeren.com/lirik/ebiet_g_ade/senandung-jatuh-cinta.html#ixzz4Y0POmVgp

[Video]


Side note :

Aku baru tahu lagu Ebiet G. Ade yang satu ini :”) (kemana saja kau!) Ini gara-gara adikku yang sering banget memainkan lagu ini di komputernya >< Aku jadi terngiang-ngiang lagu ini, khususnya bagian, “Sedetik ‘ku tertegun dalam kesendirian” :> Aku bersyukur kami punya selera lagu yang sama eheheheh.

Tapi ngomong-ngomong, tahu dari mana adikku soal lagu ini ya?

Apa dia memang sedang jatuh cinta? (OwO)”

Kalau iya… aku merasa sedih. Kenapa dia ngga cerita ke aku ya? *sigh*

Aku suka sekali lagu-lagu Ebiet :”))) Sangat suka! Sejak SD, aku sudah terbiasa mendengar lagu-lagu dari Ebiet; sampai sekarang pun masih suka, tak peduli betapa aku sering iseng diejek kalau selera musikku kuno sekali, seperti selera musik orang tua.

Tapi, musik adalah kebahagiaan, bukan?

Musik adalah bagian dari dalam diri kita; sesuatu yang sifatnya personal. Walaupun apa kata orang selera musikku aneh, mau bagaimana lagi? Aku sudah terlanjur suka, dan musik itu sudah menjadi bagian dari diriku :) Dan, aku bangga karenanya.

Ohya, aku juga pernah memposting beberapa lirik lagu dari Ebiet G. Ade :

[Lirik Lagu] : Lagu untuk Sebuah Nama – Ebiet G. Ade

[Lirik Lagu] Berita Kepada Kawan – Ebiet G. Ade

Sesama fans Ebiet G. Ade, ayo kita berkenalan! ><

Cheers!
@uruuchan

Sentuhan yang Tidak Boleh Dilakukan — 05/02/2017

Sentuhan yang Tidak Boleh Dilakukan

Saat ia bercerita padaku apa yang sudah dilakukan olehnya pada sahabatku, aku sudah tahu bahwa dia telah melakukan sebuah kesalahan yang fatal. Dia sudah mengambil langkah yang salah. Niat yang awalnya baik, malah berakhir sia-sia hanya karena dia melakukan hal itu pada sahabatku. Dia memang tidak sabaran orangnya, dan dia belum mengenal dengan baik seperti apa sahabatku. Fakta bahwa ia melakukan itu, tanpa mempertimbangkan perasaan sahabatku mungkin membuktikan bahwa ia orang yang egois. Atau mungkin saja tidak.

Benar-benar sebuah kesalahan yang fatal.

Dia tidak tahu bahwa sahabatku itu… bagaimana ya menjelaskannya? Rumit. Continue reading

Pintu Mereka — 03/02/2017

Pintu Mereka

Ada banyak pintu di belakang punggungku; ratusan jumlahnya. Pintu baru kerap muncul seiring berlalunya waktu yang aku jalani. Aku selalu bisa masuk ke pintu yang mana saja; pintu terdahulu atau pun pintu yang terbaru, keduanya tidak ada masalah sama sekali. Pintu-pintu itu selalu ada di belakangku.

Belasan tahun sudah berlalu begitu saja. Pada suatu hari, aku menemukan bahwa pintu-pintu itu tidak bisa aku buka lagi. Pintu itu seperti terkunci. Aku panik! ternyata jumlah pintu yang tertutup lebih banyak daripada bayanganku sebelumnya. Aku ketakutan! Siapa yang mengunci pintu-pintu ini?

Siapa?! Continue reading

Tantangan #10DaysKF Akhirnya Selesai Juga :) — 01/02/2017

Tantangan #10DaysKF Akhirnya Selesai Juga :)

Walaupun sangat-sangat-sangat terlambat, tapi (akhirnya!) aku berhasil menyelesaikan apa yang sudah aku mulai; aku berhasil menyelesaikan tantangan menulis #10DaysKF dari Kampus Fiksi dan rasanya saaaaaaaaaangat menyenangkan sekali! Ada kepuasan tersendiri saat kamu berhasil menyelesaikan sesuatu. Terima kasih untuk kalian (di mana pun kalian berada) yang sudah membaca tulisan #10DaysKF milikku sejak hari pertama sampai hari kesepuluh :> Semoga kita semua senantiasa diberikan kebahagiaan dan kedamaian dalam hidup dan dalam hati kita ^^

Jika kalian ingin membaca semua tulisanku yang dimasukkan ke dalam tantangan menulis #10DaysKF, kalian bisa klik tautan ini : #10DaysKF dari uruuchan :)

Cheers!
uruuchan

p.s : aku akan berencana untuk mencari tantangan menulis lainnya yang bisa aku ikuti di sela-sela tugas akhir yang harus aku selesaikan :”D Tantangan menulis di bulan Februari sepertinya akan sangat menyenangkan untuk dicoba hehehehe.

Sebuah Janji [10DaysKF – Day 10] — 31/01/2017

Sebuah Janji [10DaysKF – Day 10]

Aku ingin mencoba jujur terhadap diri sendiri. Aku tidak akan membohongi diri sendiri lagi. Aku akan mengusahakannya. Sudah saatnya aku… aku… melepaskan belenggu ini. Selama ini, kunci dari belenggu ini ada di tanganku, namun aku menolak untuk melihatnya. Aku memilih untuk menderita karena belenggu yang ada di leherku. Aku yang memilihnya. Aku yang memilihnya!!! Kali ini… Kali ini… aku memilih untuk melepaskannya. Aku yang akan melepaskan belenggu itu.

Aku merindukan kebahagiaan.

Nyatanya, aku merindukan sedikit kebebasan dalam hidupku.

Aku akan belajar untuk jujur. Tidak apa-apa mengatakan bahwa… Continue reading

Surat Untuk Seseorang [#10DaysKF – Day 9] —

Surat Untuk Seseorang [#10DaysKF – Day 9]

Teruntuk : Laki-laki yang namanya (masih) kusimpan dalam hati

Sejak dulu, aku selalu belajar untuk tidak pernah berharap terlalu banyak terhadap segala sesuatu. Hasilnya, aku menjadi pribadi yang pasif. Aku selalu menunggu dan melihat dari kejauhan. Aku hanya berdiam diri di tempat, dan menjaga jarak yang cukup aman dari segala sesuatu… salah satunya kamu. Kamu adalah yang aku inginkan, tapi aku berusaha tidak berharap terlalu banyak untuk memiliki kamu. Melihatmu dari jarak ini, merupakan suatu kebahagiaan tersendiri untukku. Memilikimu adalah suatu harapan kecil yang masih menyala jauh di dalam hatiku, namun aku tidak pernah berharap terlalu banyak. Tidak pernah berharap terlalu banyak.

Lalu, tanpa kusangka-sangka… kamu datang padaku. Continue reading